Akibat Meremahkan Shalat Istikharah

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Siapapun meyakini bahwa hanya Allahlah yang mengetahui rahasia jodoh manusia. Untuk itulah, setiap selesai shalat, aku selalu memohon kepada Allah agar segera dipertemukan dengan belahan jiwa yang tampan dan bagus akhlaknya, yang halus budi tutur katanya, serta kaya harta dan ilmunya. Dan yang terpenting, dia mampu menjadi imam yang baik bagi keluargaku kelak sehingga dapat terwujud keluarga yang sakinah mawadah wa rahmah.

Ilustrasi

Allah telah mendengar doaku. Aku dipertemukan dengan Si A. Dia baik, shaleh, cerdas dan mapan. Awalnya aku ragu untuk mendekati Mas A. Aku minder, karena aku merasa tidak sebanding dengannya. Aku seperti pungguk merindukan bulan.

Tapi sekali lagi, Allah menunjukkan kekuasaan-Nya. Tidak ada yang mustahil bagi-Nya. Hanya berbekal doa yang tulus, justru Mas A-lah yang mulai mendekatiku. Tidak adakata yang tepat untuk melukiskan betapa bahagianya aku saat itu.

Aku seakan-akan telah mejejakkan sebelah kakiku di surga saat Mas A menunjukkan keseriusannya. Dia tidak mempermasalahkan perbedaan kami. Dia juga tidak peduli, meski aku hanyalah perempuan biasa dengan banyak kekurangan.

Dia malah memintaku untuk shalat istikharah agar aku tidak menyesal dengan pilihanku. Mendengar permintaannya, dalam hati aku malah tertawa. Batinku, untuk apa aku shalat istikharah bila aku sudah yakin bila ia adalah jodoh terbaik untukku.

Mungkin Allah tidak menyukai kesombonganku, hingga yang terjadi justru di luar dugaanku. Tidak lama setelah kami serius, muncul banyak ketidakcocokan yang berakhir dengan kandasnya hubungan kami. Saat itu, hatiku hancur. Aku jadi labil dan putus asa.

Alhamdulillah, Allah masih sayang padaku. Aku diberi kesibukan yang menyita banyak waktuku hingga sedikit demi sedikit aku bisa melupakan Mas A. Aku mulai menatap hidupku dan bangkit dari keterpurukan. Aku juga belajar mengambil hikmah dari semua ini.

Manusia tidak boleh sombong dan seolah-olah mengetahui apa yang digariskan Allah untuknya, termasuk soal jodoh. Dia adalah jodoh yang terbaik menurut Allah. Yang terbaik menurut kita belum tentu yang terbaik menurut Allah. Namun yang terbaik menurut Allah pastillah yang terbaik untuk kita.

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...