Tuntunan Islami Resepsi Pernikahan

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Walimatul ursy merupakan bagian dari tradisi Islam yang diajarkan oleh Rasulullah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah. Hanya saja pada praktiknya, tradisi walimatul ursy tersebut diselenggarakan secara beragam di masyarakat, sesuai dengan budaya setempat. Lalu bagaimana tuntunan walimatul ursy yang baik dalam Islam? Berikut ulasannya.

Ilustrasi

Walimatul ursy adalah pengumuman atau biasa disebut dengan resepsi pesta pernikahan yang diselenggarakan ketika akad nikah sudah selesai dilaksanakan. Pelaksanaan pesta tersebut merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah atas kebahagiaan kedua mempelai yang baru saja melangsungkan pernikahan. Dalam hal ini, jumhur ulama sepakat bahwa mengadakan walimah itu hukumnya adalah sunah muakkad.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dari Anas Ra, ia berkata, "Rasulullah Saw belum pernah mengadakan walimah untuk istri-istrinya, seperti beliau mengadakan walimah untuk Zainab, beliau mengadakan walimah untuknya dengan seekor kambing," (HR Bukhari dan Muslim). Dalam hadis yang lain, Rasulullah Saw juga bersabda, "Sesungguhnya untuk pesta perkawinan harus ada walimahnya," (HR Ahmad).

SUNAH RASUL

Menurut Dr H Khairul Anwar SAg MFill, anggota komisi fatwa MUI Provinsi Jawa Timur, berdasarkan hadis di atas, perayaan walimatul ursy pada hakikatnya adalah bagian dari sunah Rasul selama hal itu dilaksanakan dengan cara-cara yang islami dan tidak berlebihan.

Sebab pada praktiknya Rasulullah sendiri dalam banyak hadis sangat menganjurkan agar umatnya melakukan tradisi tersebut sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah, di samping sebagai pemberitaan kepada masyarakat tentang diselenggarakannya suatu pernikahan sehingga ia terhindar dari berbagai fitnah.

"Jadi sebaiknya kalau seseorang mau mengikuti sunah Rasul, walimah itu dilaksanakan sekalipun semampunya. Bahkan Rasulullah bersabda, sekalipun hanya dengan seekor kambing," jelas Khairul

SEMAMPUNYA

Sebagai bentuk syukur, walimatul ursy hanya diperintahkan untuk dilakukan sesuai kemampuan. Sebab tidak ada tekanan dalam agama untuk menyelenggarakan tardisi itu secara besar-besaran. Bahkan sekalipun hal itu tidak dilakukan pun pada hakikatnya tidak masalah karena statusnya hanyalah sunah.

Oleh karena itu, seseorang tidak perlu repot-repot dengan masalah walimatul ursy kalau kondisinya serba tidak memungkinkan, melainkan cukup melakukan semampunya saja, tidak berlebihan apalagi sampai memudharatkan terhadap dirinya seperti dengan cara utang dan sebagainya, itu malah tidak diperbolehkan dalam agama Islam. Bahkan dalam hadis yang diriwayatkan Anas Ra, Rasulullah memerintahkan agar diadakan walimah dalam suatu pernikahan sekalipun hanya seekor kambing.

UNDANG TETANGGA

Dalam pelaksanaan walimatul ursy tersebut, seseorang mengundang tetangga, khususnya tetangga dekat yang tinggal di sekitar rumahnya untuk hadir dalam acara tersebut. Sebagai tamu, mereka harus di hormati dengan cara diberikan suguhan atau makanan sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu yang diundang di samping sebagai bentuk syukur atas kebahagiaan setelah diselenggarakannya pernikahan tersebut.

Mereka yang diundang hendaknya juga menghadiri undangan walimah tersebut dengan pakaian yang rapi dan menutupi aurat. Rasul bersabda, "Apabila kalian diundang pada acara walimah, maka datangilah," (HR Bukhari Muslim).

SETELAH AKAD

Menurut Khairul, waktu yang paling tepat menyelenggarakan walimatul ursy tersebut adalah setelah seseorang melangsungkan akad nikah. Sebab seharusnya, pemberitahuan yang baik terhadap masyarakat tentang diselenggarakan pernikahan itu adalah ketika dilangsungkan akad pernikahan yang menjadi syarat sahanya hubungan suami-istri.

Akan tetapi, walimatul ursy tersebut juga boleh dilakukan beberapa hari setelah akad, sesuai kesiapan orang yang bersangkutan untuk menyelenggarakan tradisi tersebut.

MENDOAKAN

Sebelum acara tersebut bubar, hendaknya semua yang hadir di acara walimatul ursy tersebut mendoakan kepada kedua mempelai dengan berdoa, "Barrokallahu laka wabarroka 'alaika wajama'a baynakuma fii khair," (Semoga Allah Memberi berkah kepadamu dan kepada apa-apa yang diberikan-Nya kepadamu, serta semoga Allah menghimpun kalian berdua di dalam kebaikan).

Dalam hal ini, kalau dalam acara pesta tersebut terdapat kemaksiatan, hendaknya para undangan mempercepat kepulangannya untuk menghindari adanya maksiat tersebut.

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...