Teguran Lewat Uang Haram

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Peristiwa ini aku alami ketika libur lebaran. Aku diajak teman main ke luar kota naik sepeda motor. Saat itu aku belum boleh bersepeda motor jauh. Tapi aku bohon pada orangtua. Aku pamit main ke rumah teman. Sampai di sana, aku diajak silaturahmi ke rumah saudara temanku.

Ilustrasi

Selesai bertamu, waktu mau pulang, aku dikejutkan saudara temanku yang memberi kami sejumlah uang. Aku heran, kenapa aku juga diberi padahal dia tidak mengenalku. Uang yang diberikan itu lumayan besar untuk ukuran anak SMA. Uang itu aku masukkan ke dalam saku belakang celana.

Beberapa menit berlalu, papa temanku berkata bahwa orang yang memberi uang tadi adalah bandar togel dan uang yang diberikan padaku itu juga uang togel.

Aku kaget. Ternyata uang haram. Aku gelisah. Di perjalanan pulang, posisiku dibonceng termanku. Aku mendengar pengendara di belakangku berkata bahwa ada barangku yang jatuh.

Sampai di rumah, aku rogoh saku celana, ingin mengambil uang pemberian saudara temanku tadi. Tapi uang itu tidak ada di tempat. Tiba-tiba aku ingat orang yang tadi di jalan mengingatkan bahwa ada barangku yang terjatuh.

Tapi setelah ku pikir, uang itu lebih baik hilang, daripada nanti malah aku gunakan. Aku sangat bersyukur Allah telah menjagaku.

Hal ini menyadarkan atas kesalahan yang aku lakukan beberapa bulan terakhir. Aku jarang shalat, tidak pernah mengaji, bahkan ketika Ramadhan, aku terus menggerutu kenapa puasa, nongkrong sampai larut malam, malas bantu orangtuaku.

Setiap hari main, Pergi bersama teman-teman dari pagi hingga sore. Alhamdulillah, Allah sangat baik telah mengingatkanku dengan cara yang tak akan aku lupakan. Semoga pembaca bisa mengambil hikmah dari pengalamanku ini. Amin.

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...