Suka Berbuat Zalim, Disiksa Di Alam Kubur

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Jenazah Sa'ad bin Mu'ad di alam kubur mendapatkan siksa kubur. Bahkan doa dari ibunya sekalipun tak mampu menghentikan siksa kubur yang dialami Sa'ad. Nauzubillah. Apa yang telah dilakukannya semasa hidup?

Ilustrasi

Ketika Rasulullah Saw masih hidup, beliau pernah bertakziah ke rumah seorang sahabat yang meninggal dunia. Di rumah yang sederhana itu telah berkumpul sahabat-sahabat Nabi Saw yang lain untuk bertakziah pula. Mereka tengah berduka karena Sa'ad bin Mu'ad meninggal dunia.

"Sekarang mandikanlah, kafani, dan shalatilah jenazah Sa'ad." perintah Rasulullah Saw kepada sahabat lain.

Nabi Muhammad Saw sendiri hanya melihat sambil berdiri di dekat pintu. Setelah dimandikan, jenazah itu dikafani. Kemudian dibawa dan diletakkan di tempat pembaringan. Lalu, jenazah itu diantar ke makam umum untuk dikuburkan.

RASUL TANPA SURBAN

Rasulullah Saw juga turut mengantarkan jenazahnya, namun tanpa memakai surban dan selendang. padahal, salah satu kebiasaan beliau ketika bertakziah adalah memakai surban dan selendang. Melihat keganjilan itu, para sahabat lain tak berani bertanya maupun protes. Sahabat yang bertakziah hanya diam saja.

Dalam iring-iringan jenazah, Rasulullah Saw mengambil posisi di sebelah kanan jenazah. Namun, kemudian beliau ppindah ke sisi sebelah kiri jenazah. Setelah sampai di kuburan, Nabi Saw ternyata ikut turun ke liang lahatnya dan meletakkan batu bata secara rata di atasnya.

"Duhai bebatuan kau temani aku, duhai tanah yang basah kau temani aku dan kau tutupi dia di antara bebatuan," ujar Rasulullah Saw.

Setelah Rasulullah naik lagi ke atas, jenazah Sa'ad di kubur dan ditimbun dengan tanah. "Aku tidak tahu, apakah Sa'ad disiksa dan siksaan itu mengalir padanya, tetapi Allah SWT mencintai hamba yang beramal sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh-Nya," tandas Rasulullah Saw.

Setelah makam itu diratakan dengan tanah, ibu Sa'ad bersedih. Di atas makam anaknya, ia meratap pilu. "Wahai anakku Sa'ad, istirahatlah kamu di surga," ujar Ibu Sa'ad

Mendengar ucapan itu, Rasulullah Saw terhenyak. Beliau lantas menghampiri ibunda almarhum Sa'ad. "Wahai ibu Sa'ad, janganlah kamu memaksa Tuhanmu, karena Sa'ad sekarang ini sedang ditimpa azab kubur," ucap Rasulullah Saw. Setelah berkata dengan ibu almarhum Sa'ad, Nabi Saw langsung pulang dari lokasi makam.

BERBUAT KASAR

Dalam perjalanan pulang, para sahabat heran dengan sikap Rasulullah Saw. Mereka lantas mendekat kepada Rasulullah dan bertanya sesuatu. "Ya Rasulullah, kami melihat engkau bersikap terhadap Sa'ad tidak seperti kepada yang lain.

Engkau mengantarkan jenazah Sa'ad tanpa memakai surban dan selendang, mengapa demikian?" tanya seorang sahabat yang memberanikan diri bertanya kepada Nabi Saw.

"Karena malaikat datang tanpa surban dan selendang, maka aku mengikutinya," jelas Rasulullah Saw.

"Lalu, mengapa Engkau mengambil posisi di sebelah kanan tempat pembaringan, lalu pindah ke sebelah kiri?" tanya sahabat yang lain.

"Tanganku mengikuti Jibril mengambil apa yang dia ambil," tegasnya lagi.

"lalu mengapa Sa'ad mendapatkan siksa di alam kubur?" timpal sahabat yang lain.

"Ya, karena dia (Sa'ad) berakhlak buruk (kasar) dan zalim terhadap keluarganya," pungkas Rasulullah Saw.

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...