Maqbaroh Syekh Maulana Ishaq, Ada 9 Sumur Dengan Khasiat Istimewa

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Jika Anda berencana mengunjungi Kota Lamongan, maka sempatkan diri Anda untuk mengunjungi salah satu situs bersejarah Islamdi sana, yaitu Maqbaroh Syekh Maulana Ishaq. Maqbaroh ini dibangun sebagai penghormatan kepada Syekh Maulana Ishaq, yang telah berjasa bagi masyarakat Pulau Jawa, khususnya masyarakat Desa Kemantren.

Maqbaroh Syekh Maulana Ishaq

Maqbaroh Syekh Maulanha Ishaq merupakan salah satu wisata religi yang terkenal di wilayah Pulau Jawa. Maqbaroh Syekh Mualana Ishaq terletak di Desa Kemantren, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Selain lokasinya yang strategis dan mudah dijangkau, makam ini juga berdekatan dengan makam Sunan Drajat.

Syekh Maulana Ishaq sendiri merupakan ayah dari Raden Paku atau Sunan Giri, dari pernikahannya dengan Nyai Sekardadu. Syekh Maulana Ishaq disebut dengan banyak nama oleh masyarakat sekitar, diantaranya Resi Mualana Ishaq, Prabu Anom, dan Raja Pendito. Dalam menyebarkan agama Islam, Syekh Maulana Ishaq menggunakan media pengobatan sebagai salah satu cara berdakwah. Selain dengan media pengobatan, beliau juga melakukan dakwah dengan kesenian.

SEMBILAN SUMUR

Keberadaan Makam Syekh Maulana Ishaq ini, merupakan tempat yang ramai pengunjung. Bukan hanya masyarakat sekitar Desa Kemantren saja, namun dari berbagai pelosok daerah bahkan ada yang dari luar Pulau Jawa. Tidak lain kedatangan mereka untuk berziarah, mengharap berkah dari Syekh Maulana Ishaq.

Hal yang menarik dari Maqbaroh Syekh Maulana Ishaq ini adalah adanya sembilan sumur yang dipercaya mempunyai khasiat istimewa. Sembilan sumur yang konon pernah dibuat oleh Syekh Maulana Ishaq, diantaranya adalah Sumur Masjid, yang terletak di dalam laut. Sumur ini dulunya berada di halaman masjid, namun karena adanya abrasi laut sehingga sumur ini berada di laut. Sumur Sepaku, dinamakan Sumur sepaku karena lokasinya bernama Sepaku atau sepakis, yang merupakan lokasi persembunyian Syekh Maulana Ishaq sewaktu di kejar oleh gerombolan orang jahat.

Dan Sumur yang lainnya berada di dalam proyek LIS (Lamongan Intregated Shorebase), yang tidak sembarangan orang bisa masuk.

Hampir setiap hari, banyak pengunjung yang datang ke Maqbaroh Syekh Maulana Ishaq, terutama di hari minggu dan hari-hari libur. "Biasanya, yang datang dari Jawa Tengah, bahkan ada yang dari Riau, dan masih banyak lagi. Supaya kita tahu dari mana saja pengunjung yang datang, setiap ada pengunjung harus mengisi daftar tamu," jelas H Mansyur, juru kunci Maqbaroh Syekh Maulana Ishaq.

MASJID TERMEGAH

Selain melakukan ziarah, pengunjung yang datang juga mengharap berkah. Bahkan tidak jarang, pengunjung yang datang dari kalangan anak-anak sekolah yang akan melakukan Ujian Nasional. Mereka menyakini bahwa setelah mereka berdoa dan meminum air sumur atau Jeding Ngaron, hajat yang mereka lakukan akan berhasil dan sukses. Sehingga pada musim UN, tempat ini ramai pengunjung.

"Banyak anak-anak sekolah yang mau ujian datang ke sini, minum air dari Jeding Ngaron ini, atau dibasuhkan ke wajah mereka," tutur H Mansyur. bahkan ada juga pengunjung yang datang bersama pasangan yang belum mempunyai keturunan, meminta berkah supaya cepat mendapat keturunan.

Terdapat berbagai situs yang menjadi bukti peninggalan Syekh Maulana Ishaq. Diantaranya adalah Masjid Agung Al Abror yang merupakan masjid termegah di daerah ini. Masjid yang dibangun oleh Syekh Maulana Ishaq sebagai tempat ibadah, namun setelah ia meninggal, masjid ini direnovasi hingga menjadi masjid yang besar.

Selain masjid, juga terdapat Maqbaroh yang merupakan makam dari Syekh Maulana Ishaq itu sendiri dan dua santrinya.

Selain masjid dan Maqbaroh, terdapat pula Bayang Gambang yang digunakan sebagai tempat berdakwah sebagai tempat berdakwah pada masa itu. Bayang Gambang ini terbuat dari bambu yang bisa dijadikan alat musik gambang, ketika Syekh Maulana berdakwah sambil mendendangkan gembang ini. juga terdapat Jeding Ngaron yang berada di sebelah utara Magbaroh, jeding (kamar mandi) ini di gunakan sebagai tempat air ketika pengunjung datang. Jeding Ngaron ini juga mempunyai khasiat istimewa karena airnya bersumber langsung dari sumur.

SITUS BERSEJARAH

Maqbaroh Syekh Maulana Ishaq, Lamongan

Maqbaroh Syekh Maulana Ishaq ini dibangun sejak meninggalnya Syekh Maulana Ishaq pada tahun 1485 M, dan beberapa kali direnovasi. Perbaikan dan pembangunan yang pertama yaitu pada tahun 1980 hingga sampai saat ini. Makam dan Masjid menjadi salah satu warisan dunia, dimana keberadaannya dilindungi pemerintah Kota Lamongan sebagai salah satu situs bersejarah dan diresmikan langsung oleh dinas pariwisata Kota Lamongan.

Sebagai situs yang ada di Maqbaroh Syekh Maulana Ishaq ini, di bawa ke Musium Sunan Drajat karena merupakan warisan dan benda bersejarah sehingga harus dilindungi keberadaannya. Salah satu yaitu Bayang Gambang yang masih asli dibangun oleh Syekh Maulana Ishaq pada masa itu.

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...