Istri Suka Marah Dan Membentak Suami

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Saya suami yang menikah sudah 4 tahun. Saya mengalami masalah keluarga yang begitu serius. Istri saya memiliki kebiasaan sangat buruk. Dia sering mengambil uang dari dompet saya tanpa setahu saya dan tanpa izin. Memang sih uang itu untuk dibelanjakan kepentingan sehari-hari. Tapi, kebiasaan dia yang mengambil tanpa bilang-bilang itu yang membuat saya kesal.

Ilustrasi

Yang membuat saya tidak tahan lagi, kebiasaan dia yang kalau ditegur malah membentak dan marah-marah. Ini sangat kelewatan. Tapi, kalau saya ladeni ketika dia marah, marahnya malah menjadi-jadi. Saya jadi malu sendiri dengan tetangga, karena suara pertengkaran kami terdengar ke tetangga sekitar.

Hal semacam ini cukup lama berlangsung, dan membuat saya kadang tidak betah ada di rumah. Terbesit dalam pikiran saya untuk menikah lagi. Karena, kayaknya, sifat istri saya ini sudah kelewatan dan keterlaluan. Saya merasa sebagai seorang suami kurang dihargai, apalagi dihormati.

Mohon kiranya AkuIslam dapat memberikan solusi dan pandangannya. Apa yang harus saya laklukan? Apakah saya harus menikah lagi dengan harapan dapat istri yang lebih baik? Atau, saya harus tetap bertahan dengan kondisi semacam ini?

Diatas merupakan pertanyaan yang dikirimkan oleh Sahabat AkuIslam.ID dari Jakarta

Jangan terpikir sedikit pun dalam diri Anda untuk menikah lagi. Hindari itu. Sebaiknya Anda lakukan perenungan terlebih dulu. Lakukan introspeksi: apakah Anda sebagai suami sudah melakukan kewajiban dengan baik, dan memberikan hak istri dengan baik pula.

Apakah Anda sudah memberikan cinta yang sepenuhnya kepada dia? Apakah Anda sudah memberikan hak materi yang cukup? Apakah Anda sudah memberikan perlindungan yang baik bagi keluarga Anda? Dan seterusnya.

Kalau hal-hal semacam itu sudah Anda lakukan dengan baik, maka Anda sebaiknya baik-baik bicara dengan istri: apa maunya dia? Jelaskan kepada istri Anda bahwa seorang suami sebagai 'Arrijaalu qawwamuuna 'ala an-nisa: laki-laki itu pemimpin bagi istri Anda." maksudnya saya, Anda sebagai suami harus bisa memimpin istri Anda dengan baik. Jangan mau terus-menerus berada di bawah kungkungan istri yang semacam itu.

Seorang suami berkewajiban membimbing kesalahan istrinya agar menuju jalan yang benar. Bukan malah kawin lagi. Kedua, suruh istri Anda mengikuti acara-acara pengajian, agar dia bisa mengerti apa hak dan kewajibannya sebagai seorang istri. Dia juga harus tahu apa yang harus dia lakukan terhadap suaminya.

Sekali lagi saya ingin katakan, hilangkan pikiran dalam diri Anda untuk kawin lagi, kalau masalahnya seperti itu. Sebab, Anda menikah lagi, menurut saya, hanya sebagai pelarian dari sebuah masalah. Padahal, masalah itu harus dipecahkan. Belum tentu kalau Anda kawin lagi, Anda terhindar dari masalah yang sama. Bisa jadi malah tambah rumit.

Kalau sumber masalah itu ternyata justru berasal dari diri Anda, semisal Anda dianggap oleh istri Anda kurang memberikan materi (belanja) yang cukup, maka Anda harus lebih giat lagi dalam mencari uang. Kalau ternyata kemampuan Anda dalam memberikan uang belanja sebatas itu, maka Anda juga harus bisa menjelaskan kepada istri Anda bagaimana agar dia mampu menggunakan uang belanja dengan sebaik-baiknya. Jangan terlalu boros. Lagi-lagi, saran AkuIslam.ID, ajaklah istri Anda bicara baik-baik. Pecahkan dengan 'kepala dingin'.

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...