Tenggelamkan Kuda Ke Dalam Tanah

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Saat menyaksikan mukjizat Rasulullah, banyak kaum kafir yang kemudian mendapatkan hidayah. Begitu juga saat seekor kuda yang ditunggangi orang kafir yang hendak membunuh Rasulullah ditenggelamkan ke tanah. Berikut kisahnya.

Ilustrasi Kuda Putih

Pada saat kaum musyrikin merasa putus asa menangkap Rasulullah Saw dan Abu Bakar ketika hijrah, mereka mengadakan sayembara, siapa yang berhasil menangkap Rasulullah Saw dan Abu Bakar, ia akan diberi hadiah 100 ekor unta. Dengan sayembara ini, orang-orang bersemangat mencari Nabi Muhammad Saw dan Abu Bakar.

Tatkala mereka melintasi perkampungan Bani Mudlij, seorang laki-laki dari penduduk kampung ini melihat Rasulullah dan Abu Bakar. laki-laki itu mengatakan, "Tadi aku baru saja melihat sekelompok orang melintas di pesisir pantai, mungkin Muhammad dan para sahabatnya".

PENUNGGANG KUDA

Mendengar informasi ini, hati Suraqah ibn Malik senang sekali. ia langsung mengatur siasat. Suraqah ingin menangkap mereka berdua sendirian agar hadiah sayembara itu menjadi miliknya. Beberapa saat kemudian Suraqah mengatakan, "Bukan, yang melintas di pesisir pantai tadi adalah Fulan dan Fulan. Mereka keluar untuk memenuhi suatu keperluan mereka".

Setelah berkata demikian, Suraqah diam sejenak. Lalu ia berdiri dan masuk dalam kemahnya. Ia mengatakan pada pembantunya, "Bahwa kuda ini dari belakang kemah. Jangan sampai ketahuan orang lain. Kita betremu di belakang bukit itu."

Kemudian, ia mengambil beberapa anak panah yang telah disiapkan sebelumnya. lalu, ia pergi dan turun dari puncak bukit hingga menunggangi kudanya. Saat sudah dekat dengan rombongan Nabi Saw, Abu Bakar menoleh ke kiri dan kanan. Tampaknya, Abu Bakar melihat seseorang menunggang kuda.

Penunggang kuda itu kian lama kian mendekat. Lalu, Abu Bakar berkata kepada Nabi Saw, "Ya Rasulullah, Suraqah ibnu Malik telah melihat kita."

TERSUNGKUR & MASUK ISLAM

Rasulullah Saw melihat orang yang menunggang kuda. Tak lama kemudian, beliau berdoa. Usai berdoa, dua kaki kuda langsung tenggelam ke tanah, sehingga kuda itu tidak bisa berjalan. Sementara Suraqah, penunggang kuda, terjatuh tepat di dekat Nabi Saw dan tidak bisa berdiri. Ia langsung menyadari kesalahannya itu. "Aku tahu, apa yang menimpaku ini adalah akibat doa engkau, wahai Muhammad Saw".

Sejak itu, Suraqah tidak lagi membenci Nabi Muhammad Saw. Bahkan ia malah meminta agar Allah mengampuni dosa-dosanya, "Wahai Muhammad, tolong mintakan ampun kepada Allah. Aku akan masuk Islam. Aku akan bertanggung jawab bila orang-orang ingin menangkap kalian berdua," katanya.

Maka, Rasulullah Saw berdoa untuknya, dan Suraqah pun dibebaskan. Saat itu, Suraqah meminta agar Nabi Muhammad Saw menulis sepucuk surat untuk dia. Abu Bakar lalu menulis sepucuk surat tersebut di atas potongan kulit yang telah disamak atas perintah Nabi Muhammad Saw. Surat itu tetap dipegang Suraqah hingga pada waktu pembebasan Kota Makkah.

Setelah menerima surat, Suraqah menawarkan pada mereka berdua bekal dan dua hewan tunggangan. Mereka berdua menjawab, "Kami tak butuh itu."

Kemudian Suraqah pulang dan mendapati orang-orang yang sedang mencari mereka berdua (Rasulullah dan Abu Bakar). Sebelumnya, Suraqah bersemangat mencari dan ingin membunuh mereka berdua, tapi akhirnya Suraqah malah menjadi pelindung mereka berdua, (HR Bukhari, Ahmad, Al Hakim dan Muslim).

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...