Melalaikan Shalat, Semua File Hilang

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Disekolahku, teman-teman biasa menyebut aku orang sibuk. Hal ini bisa dimaklumi, sebab aku adalah seorang aktivitas organisasi. Kebetulan, organisasi yang saya kelola mengurusi pembuatan bulletin dan majalah sekolah.

Ilustrasi

Seperti biasa, setiap semester, organisasi kami harus menerbitkan sebuah majalah sekolah, sehingga pada bulan-bulan menjelang majalah akan terbit, semua staf redaksi majalah bekerja keras dan penuh semangat serta sabar untuk mencari berita, baik lewat internet maupun dengan referensi buku-buku penunjang.

Kami harus mengolah naskah-naskah yang masuk mulai dari cerpen, puisi, opini, anekdote, curhat sampai naskah-naskah keagamaan atau religi.

Kebetulan, aku menjabat sebagai seorang editor yang tugasnya mengedit naskah-naskah yang sudah diketik teman-teman di komputer sehingga pekerjaan ini bisa dibilang paling berat.

Saya harus mengedit semua naskah majalah sekolah yang akan diterbitkan dari awal sampai akhir, Subhanallah. Oleh karena semua naskah sudah terkumpul, saya diberi disket yang berisi semua naskah majalah oleh pimpinan redaksi agar diedit secepatnya, sebab tanggal terbit sudah semakin dekat.

Saat itu, saya mengajak seorang teman yang tugasnya sebagai ilustrator majalah dan kami berdua mengerjakannya setelah pulang sekolah.

Sekolah kami pulang pukul 14.30 dan ini berarti belum masuk waktu shalat Ashar, sehingga kami berdua langsung menuju rental komputer terdekat. Kebetulan, laboratorium komputer di sekolah sedangd iperbaiki dan ini memaksa kami pergi ke rental.

Waktu pun terus berjalan dan kami terus asyik dengan pekerjaan kami. Saya mengedit naskah dan membuat supaya tulisan tersebut enak dibaca, sedang teman saya betugas mempercantik halaman dengan gambar-gambar menarik.

Tidak terasa, waktu sholat Ashar telah memanggil, tetapi tidak kami hiraukan. Kami masih asyik dengan pekerjaan masing-masing hingga hari mulai gelap dan kumandang adzan maghrib pun memanggil, namun tetap kami acuhkan. Padahal, mas pemilik rental sudah mengingatkan berkali-kali, namun kami menjawab, "Tanggung mas... hampir selesai."

Shalat maghrib pun melayang dan setelah menjelang waktu isya', tiba-tiba komputer yang kami pakai mengalami hang atau mati mendadak. Setelah berkali-kali dicoba, ternyata error dan saat inilah bary saya sadar dan berkata "Astagfirullah al-'adhim". Saya dan teman merasa panik bukan main, "Aduh mas gimana nih, kok komputernya error begini" tanyaku pada mas pemilik rental.

"Iya nih padahal tinggal satu halaman lagi mas," tambah temenku, dan kami berdua hampir meneteskan air mata, karena sudah capek kurang lebih 4 jam di depan komputer tanpa istirahat. Mas pemilik rental sudah berusaha memperbaikinya, tetapi hasilnya nihil alias nol besar. "Komputernya sendiri tidak ada masalah, cuma disket Anda yang terlalu kebanyakan file, sehingga melebihi kapasitas dari disket itu sendiri," ungkap si pemilik rental. Namun, saya tetap berharap agar ia memperbaiki sehingga disket saya dapat berfungsi lagi.

"Tolong mas carikan sekali lagi file-file yang ada di disket ini!!!"

Hampir satu jam lebih mas pemilik rental membantu mencarikan file-file kami yang telah hilang, tetapi hasilnya tetap nol. Dia berkata, "Semua filenya sudah hilang sehingga harus ganti disket yang baru."

Setelah semuanya tidak bisa diselamatkan, tiba-tiba terdengar suara adzan shalat Isya. "Alhamdulillah," tak terasa air mata menetes dipipiku. Aku baru sadar kalau aku telah lalai dan meninggalkan perintah-Nya yang paling agung, yaitu shalat.

Akhirnya aku dan temanku hanya bisa terpaku membisu di depan monitor komputer dan langsung mengambil air wudhu untuk shalat Isya dan bertaubat kepada Allah swt.

Karena kecerobohoan saya, akhirnya penerbitan majalah ditunda dan saya merasa bersalah besar sekali, karena telah mengecewakan teman-teman semua.

Sejak kejadian itu, saya selalu berupaya menjaga waktu shalat. Begitu mendengar adzan, langsung saya upayakan melaksanakan sholat, entah itu sedang sibuk atau tidak. Sholat Is Number 1. Kejadian ini merupakan sebuah tamparan yang sangat keras dari Allah swt. kepada saya, karena telah menyepelekan dan meninggalkan sholat begitu saja, begitu juga dengan teman saya.

Semoga pengalamanku ini dapat mendorong Sahabat AkuIslam.ID, terutama diri sendiri untuk selalu mengagungkan perintah shalat. Sebab, shalat merupakan perintah yang mulia yang diberikan Allah swt secara langsung kepada Nabi kita Muhammad Saw. tanpa perantara malaikat. Saya ingin berpesan pada temanku semua, "Shalat, shalat dan kerjakanlah shalat tepat pada waktunya".

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...