Kisah Malaikat Izrail Batal Mencabut Nyawa

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Malaikat Izrail ditugaskan Allah SWT untuk menjadi malaikat pencabut nyawa. Dalam melakukan tugasnya, Malaikat Maut tersebut sempat membatalkan mencabut nyawa seorang calon pengantin. Apa sebabnya? Berikut kisahnya.

Ilustrasi

Dalam sebuah riwayat dikisahkan bahwa Nabi Ibrahim As pernah mempunyai seorang murid yang akan segera menikah. Untuk mengabarkan rencana pernikahannya itu, pemuda yang menjadi murid Nabi Ibrahim tersebut datang kepada beliau. Ia mengabarkan rencana pernikahan dirinya bersama seorang wanita idaman yang akan dilaksanakan keesokan harinya, tepatnya di waktu pagi.

Setelah berbincang sejenak, anak muda tersebut pamit meninggalkan Nabi Ibrahim As. Beberapa saat kemudian, Malaikat Izrail pun mendatangi Nabi Ibrahim As dan bertanya tentang pemuda yang baru saja datang kepadanya.

"Wahai Nabi Allah Ibrahim, siapa anak muda yang tadi mendatangimu?" tanya Malaikat yang bertugas mencabut nyawa itu.

"Anak muda tadi adalah sahabat sekaligus muridku," jawab singkat Nabi Ibrahim As.

"Ada apa dia datang menemuimu?" tanya Malaikat Maut lagi.

"Dia menyampaikan bahwa dia akan melangsungkan pernikahan besok pagi," Jawab Nabi Ibrahim As.

"Wahai Ibrahim, sayang sekali umur anak itu tidak akan sampai besok pagi, sebab ia akan meninggal dunia sebelum menikah," jelas Malaikat Maut.

BERKAT SEDEKAH

Setelah berkata demikian, Malaikat Maut pergi meninggalkan Nabi Ibrahim. Sebagai seorang sahabat sekaligus guru, tentu Nabi Ibrahim sangat menyayangkan hal itu. Namun apalah daya, semua itu sudah ketentuan dari Allah sehingga harus diterima dengan penuh keikhlasan.

Keesokan harinya Nabi Ibrahim AS berjalan menuju rumah pemuda tersebut. Namun saat itu ia terkejut melihat pemuda itu ternyata masih dalam keadaan hidup. Sesaat kemudian pemuda itu akhirnya melangsungkan pernikahan dengan lancar. Nabi Ibrahim turut bahagia melihat muridnya menikah.

Walau senang, pada diri Ibrahim masih terbesit rasa sedih. Beliau merasa kasihan karena tahu bahwa kebahagiaannya tak akan lama. Ia mengira bahwa dalam waktu singkat lagi pemuda itu akan meninggal dunia sebagaimana yangd ikabarkan oleh Malaikat Maut.

Namun hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun, Nabi Ibrahim As malah melihat anak muda ini panjang umurnya, hingga usia anak muda ini 70 tahun. Kenyataan itu membuat Nabi Ibrahim merasa penasaran apa yang terjadi dengan Malaikat Maut sehingga belum melaksanakan tugasnya?

Tak lama kemudian Malaikat Maut datang menemuinya. Langsung saja Nabi Ibrahim menanyakan tentang keganjilan itu, karena ia yakin bahwa malaikat tidak pernah akan berbohong.

"Apa yang membuat ALlah SWT menahan tanganmu untuk tidak mencabut nyawa anak muda itu dulu, wahai Malaikat Maut?" tanya Nabi Ibrahim.

"Wahai Ibrahim, di malam menjelang pernikahannya, anak muda tersebut menyedekahkan separuh dari kekayaannya. Ini yang membuat Allah memutuskan untuk memanjangkan umur anak muda tersebut hingga engkau masih melihatnya hidup hingga sekarang," jelas Malaikat Maut kepada beliau.

KUASA ALLAH

Nabi Ibrahim jadi tahu meski kematian pemuda itu sudah ditentukan, namun karena sedekah yang dilakukan sebelum menjelang pernikahan, akhirnya Allah menunda kematian pemuda itu. Ini sebagai bukti kasih sayang-Nya. Sebab Allah Mahakuasa memajukan dan memundurkan waktu kematian seseorang sesuai dengan kehendak-Nya.

Dalam sebuah riwayat hadis juga dijelaskan dari sahabat Amr bin Auf, Rasulullah Saw bersabda, "Sesungguhnya sedekah seorang muslim dapat menambah umurnya, dapat mencegah kematian yang su'ul khotimah, Allah akan menghilangkan sifat sombong, kefakiran, dan sifat berbangga diri darinya," (HR Thabrani).

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...