Kakak Murtad

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Saat ini kami merasakan ujian yang begitu berat berupa kembalinya kakak perempuan saya memeluk agama non-muslim. Pada tahun 1994-an, dia sempat murtad, namun berkat kegigihan bunda saya, dia kembali memeluk Islam.

Ilustrasi

Tetapi di awal tahun 2004, dia kembali memeluk agama tersebut. Saat itu, dia sudah berstatus janda dengan empat orang putra, sekarang dia menganggur dan keempat putranya dari kecil hingga saat ini yang merawat bekas mertua serta bunda saya, bahkan untuk makan pun dia harus minta-minta ke Bunda.

Nampak jelas tanda-tanda depresi berat yang dia rasakan. Semua cara telah dicoba, namun tak ada hasilnya. Sifatnya yang egois, keras kepala, emosional, sombong dan merasa paling benar sendiri sangat menyebalkan.

Ia juga tidak bersahabat dengan tetangga, dan yang paling menyesakkan adalah sikapnya yang sangat durhaka terhadap ibunda kami.

Dia sanggup menuduh ibunda saya telah berzina, dan membeberkan ke tetangga-tetangga hingga akhirnya sebagian dari mereka mempercayainya. Fitnah yang dilontarkan seorang anak kandung itu sungguh sangat menyakitkan hingga akhirnya kami harus menelan pil pahit yang digunjingkan ke seluruh kampung. Kami terima sikap mereka dengan ikhlas.

Saya ingin bertanya: Apakah surah yang harus kami baca setiap hari? Amalan apa selain zikir untuk meredam badai fitnah dan kakak bisa mendapat hidayah kembali?

Diatas adalah pertanyaan yang dikirimkan oleh Sahabat AkuIslam.ID dari Kukusan Depok.

Semua surat dalam al-Quran sangat baik untuk dibaca. Begitu juga dengan zikir-zikir yang sering dibaca sehabis shalat atau zikir ma'tsurat.

Yang teramat penting adalah bagaimana al-Quran atau bacaan zikir-zikir itu tidak sekedar cibaca melalui lisan saja tetapi ada proses pentadabburan baik oleh akal maupun hati.

Kita baca dengan sungguh-sungguh dan penuh keyakinan. Pahami dan resapi maknanya. Sehingga ada gerakan amaliyah nantinya sebagai atsar, atau hasil dari tadabburannya itu.

Mudah-mudahan menjadi hijab dan peredam bagi lahirnya fitnah sekaligus doa bagi lahirnya hidayah sang kakak.

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...