Buah Dari Ketidak Jujuran

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Kejadian ini terjadi 2 tahun yang lalu. Yakni di sebuah perjalanan dari Surabaya menuju Jakarta dengan menaiki kereta api.

Kereta Api

Sebenarnya kejadian ini sudah sering sekali kulakukan. Pertama kali melakukannya, rasa takut akan perbuatanku itu muncul. Tapi lama-lama, karena tidak ketahuan petugas, akhirnya ketagihan juga.

Seperti biasanya, setiap hendak ke Jakarta, aku selalu membeli tiket keretap api Surabaya-Semarang yang lebih murah, bukan tiket Surabaya-Jakarta yang lebih mahal.

Di atas kereta, aku selalu menipi petugas mau turun Surabaya-Semarang. Padahal, aku turun di Jakarta. Semua itu kulakukan demi ambisiku untuk memperoleh sedikit uang jajan selama perjalanan.

Setiba di Jakarta, Allah menegur semua perbuatan yang selama ini kutakuti. Di tengah perjalanan, aku bertemu dengan seorang laki-laki bernama Adi (nama samaran) yang menawarkan kerja ke luar negeri yang selama ini kuimpi-impikan, walaupun selalu tidak mendapat restu dari orang tuaku.

Singkat cerita, aku tertarik dan ikut ke sebuah PT yang menyalurkan tenaga kerja ke luar negeri yang kata orang gajinya lebih tinggi daripada di Indonesia. Di situ banyak wanita-wanita yang akan diberangkatkan ke luar negeri. Di situ pulalah, aku diterangkan berbagai hal.

Dari dering telepon di atas meja terdengar ada perwakilan penyalut TKW dari Malaysia yang berada di Indonesia yang akan datang untuk menyeleksi siapa-siapa yang akan diberangkatkan. Untuk memperindah ruangan, semua barang yang tidak pantas dimasukkan ke dalam rumah, salah satu barang itu adalah tasku. Selang beberapa menit kemudian perwakilan itu pun datang.

Namun demikian, aku membatalkan semua keinginanku karena takut tidak mendapat restu orang tuaku. Setelah semua selesai, aku pamit menuju tempat kerjaku sesuatu tujuanku semula.

Sampai ditempat kerjaku, semua isi tas kukeluarkan termasuk isi dompetku. Masa Allah! Semua uang bawaanku hilang. Aku teringat dan baru menyadari semua perbuatanku yang telah sering menipu petugas kereta api.

Sejak kejadian itu sampai sekarang, aku tidak pernah mengulangi semua perbuatanku. Semoga kisah ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua khususnya bagi pengguna setia kereta api.

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...