Berkah Dhuha

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Tahun 2008 adalah tahun pertamaku mendalami Islam. Aku sangat ingin membeli al-Qur'an terjemah, namun karena harganya mahal, aku pun mengurungkan niat itu.

Ilustrasi Sholat Dhuha

Aku sedih karena uangku tidak cukup. Sebagai mahasiswi perantauan, uang yang diberikan orangtuaku hanya cukup untuk biaya kuliah.

Aku terus memikirkan bagaimana caranya agar bisa mendapatkan al-Qur'an terjemah itu.

Suatu ketika, kulihat di atas meja ruang tamu kost-anku, ada satu al-Qur'an terjemahan. Tapi, jangankan mengambilnya, meminjam saja aku tidak berani karena aku tidak tahu siapa pemiliknya, teman-teman kost pun tidak ada yang tahu.

Hingga pagi menjelang, aku masih memikirkan cara bagaimana mendapatkan uang untuk bisa membeli al-Qur'an terjemahan.

Aku bingung hingga aku menangis. Untuk menenangkannya, aku berwudhu, lalu shalat Sunnah Dhuha dua raka'at.

Usai shalat, akupun berdoa. Kuutarakan semuanya kepada Allah, aku tidak tahu bagaimana caranya berdoa yang baik dan benar. Yang jelas, aku adukan semua keinginanku kepada-Nya.

Selesai berdoa, tiba-tiba telepon di kost berdering. Ternyata, telepon itu untukku dari seorang teman yang dulu pernah tinggal di kost. Dia mengatakan bersyukur karena aku telah memakai jilbab, padahal aku tidak pernah memberitahunya.

Kami bahkan tidak pernah bertemu lagi setelah dia menikah. Setelah berbincang sejenak, ia mengatakan bahwa al-Qur'an terjemah miliknya tertinggal di atas meja ruang tamunya dan dia berniat memberikannya kepadaku sebagai hadiah.

Saking senangnya, aku langsung terduduk di dekat meja telepon. Setelah menutup gagang telepon, aku menangis bahagia dan bersyukur. Allah tidak pernah ingkar, bahwa Dia pasti akan mengabulkan doa hamba yang meminta kepada-Nya.

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...