Apa Yang Sunah Perihal Rambut Wanita?

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Setiap muslimah dituntut tampil cantik. Apalagi Islam menekankan keindahan dan kerapian. Salahsatunya merawat dan menata rambut. Pertanyaannya apa yang sunnah dalam merawat mahkota kepala ini?

Rambut

Bagaimana sejatinya anjuran Nabi yang disunnahkan terkait rambut wanita? Sebab, tak sedikit, kaum muslimah yang memotong rambutnya hingga pendek atau hampir menyerupai lelaki. Juga bagaimana dengan rambut lain, seperti ketiak, alis, bulu mata dan rambut kemaluan?

Demi mengikuti perkembangan zaman, tak sedikit muslimah yang ingin tampil cantik lalu memotong rambut sesuai mode. Dalam kasus ini, beberapa ulama berbeda pendapat. Ada yang berpendapat boleh, dan tidak boleh (haram).

Adapun yang tak membolehkan didasarkan hadits: "Dari Ali bin Abi Thalib, Rasulullah Saw telah melarang perempuan mencukur rambutnya." (HR Tirmidzi dan Nasa'i).

Salah satu ulama yang membolehkan adalah Syekh Muhammad Nashiruddin Al Albani. Ia berpendapat, hukum memotong rambut bagi wanita itu tergantung pada niatnya. Jadi, boleh dan tak dilarang apalagi jika hal itu diniatkan menyenangkan suami atau meringankan dirinya.

Tapi, ia memberikan syarat sebagaimana disebutkan hadits dalam Shahih Muslim, "Bahwa istri-istri Nabi saw dulu memotong rambut mereka hingga sepanjang kuping (tempat anti-anting) telinga."

Sebagian ulama berpendapat, larangan memotong rambut bagi wanita itu jika menyerupai lelaki. Ulama usul fiqih berpendapat bahwa larangan dalam hadits itu masalah menyambung rambut, bukan memotongnya. Kendati demikian, dianjurkan memotong tidak berlebihan sebab Allah melarang yang berlebih-lebihan dan menyerupai laki-laki.

Berbeda dengan rambut kepala, dalam urusan bulu ketiak dan rambut kemaluan, justru sunnah. Hal itu berdasarkan hadits yangd iriwayatkan Aisyah bahwa Rasul bersabda, "Sepuluh hal yang termasuk fitrah, yakni mencukur kumis, memotong kuku, menyela-nyela (mencuci) jari-jemari, memanjangkan jenggot, siwak, istinsyaq (memasukan air ke hidung), mencabut bulu ketiak, mencukur rambut kemaluan, intiqashul maa' (istinja) dan berkumur-kumur."

Dalam hadits lain yang diriwayatkan Abu Hurairah, disebutkan ada lima perkara yang merupakan bagian dari fitrah, yakni memotong kuku, mencukur kumis, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, dan khitan. (HR Bukhari dan Muslim). jadi, mencabut bulu ketiak dan mencukur rambut kemaluan itu merupakan sunnah.

Adapun perihal mencukur bulu alias dan bulu mata bagi kaum muslimah, sebagian besar ulama mengharamkan. Hal ini berdasarkan hadits bahwa, "Rasulullah melaknat perempuan-perempuan yang mencukur alisnya atau minta dicukurkan alisnya." (HR. Abu Daud).

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...