Akibat Meremehkan Pekerjaan Orang Lain

shares |

Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Kejadian ini terjadi beberapa bulan lalu, saat ada acara arisan ibu-ibu di lingkungan tempat tinggal saya. Acara arisan itu memang biasanya dilaksanakan sehabis Ashar.

Ilustrasi

Saat itu, di antara ibu-ibu yang hadir ada seorang ibu yang saya tidak mengenalnya. Sebut saja A.

Rupanya kedatangannya dalam arisan tersebut adalah untuk mendemonstrasikan sesuatu. Kelihatannya penting sekali.

Tak lama, si wanita itu diberi kesempatan berbicara. Aku kaget, karena ternyata si A ini seorang seles yang akan mempromosikan dagangannya, yaitu produk pembalut wanita dengan mereka X.

Mulailah si A bicara, "BUat kaum wanita yang suka mengalami keluhan keputihan di sertai gatal bla...blaa...blaaa.."

Dalam hati saya berkata, "Dasar sales, kerjaannya ngecap aja, cuma produknya yang nomor 1."

Lalu saya pun pulang duluan, tidak mendengarkan lagi si A yang sedang bicara, karena kebetulan juga wkatu sudah hampir Maghrib.

Kira-kira seminggu setelah itu, saya mengalami keputihan dan gatal seperti yang dibicarakan si A waktu itu. Saya pun berusaha mengobati dengan minum jamu tertentu, tapi tidak kunjung sembuh.

Kemudian saya berpikir untuk mencoba produk X yang dipromosikan si A waktu itu. Tapi karena malu, saya membelinya di tempat lain, bukan beli pada si A. Akhirnya sambil berdo'a dan minum obat juga, sekarang keadaan saya juga lebih baik.

Kejadian ini membuat saya sadar bahwa kita tidak boleh meremehkan pekerjaan orang lain, apapun itu, karena kita tidak tahu dari jalan mana Allah akan memberikan rezeki.

Saya hanya mohon ampunan Allah atas perbuatan saya. Semoga kejadian ini bisa menjadikan pengalaman bagi saya khususnya dan semoga juga bisa menjadi pelajaran untuk para pembaca.

Related Posts