Zikir Membawa Keselamatan

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Peristiwa ini terjadi ketika saya dalam perjalanan pulang dari Pondok Pesantren Al-Hikmah di Bumiayu, Brebes, menuju rumah di Cirebon, malam hari. Di tengah perjalanan, para penumpang bis dipindahkan ke bis lain karena alasan tertentu.

Ilustrasi

Saya sampai ngeri melihat supir dan kondektur yang berperawakan tinggi besar dan berwajah sangar. Saya putuskan untuk tidak banyak berbicara selama perjalanan dan berzikir seperti yang biasa saya lakukan.

Saat hendak turun di terminal, kondektur tiba-tiba menghampiri saya, menagih ongkos sambil menghardik, padahal saya sudah bayar. Saya berzikir sebanyak mungkin, memohon pertolongan Allah, dan saya kaget ketika tiba-tiba ada yang menepuk pundak saya.

Seorang kakek tua berpenampilan sederhana yang duduk di sebelah saya berkata pelan, "Tenang, Nak! Kamu turun saja, biar saya yang bayar."

Saya pun turun dengan perasaan lega dan takjub. Siapa kakek tadi? Kenapa dia mau menolong saya padahal sepertinya dia bukan orang kaya, apalagi penampilan dan pakaiannya lusuh.

Saya perbanyak zikir dan meneruskan mencari mobil angkutan yang menuju ke desa yang mengikuti di belakang, padahal terminal itu begitu sepi. Hanya ada satu dua mobil di situ dan supirnya tampaknya sedang tidur.

Saya percepat langkah, agak kuat, sementara bunyi langkah kaki di belakang saya semakin banyak, sepertinya bukan hanya satu orang.

Saya memperkeras bacaan zikir, mencoba membuang takut, dan memberanikan diri menoleh ke belakang. Beberapa orang preman sedang mengendap-endap, salah seorang di antaranya membawa golok.

Anehnya, ketika menoleh, semua preman itu tiba-tiba lari terbirit-birit, memandang saya dengan ketakutan. Bahkan ada juga yang tersandung, menabrak tiang listrik dan lari tertatih-tatih. Entah apa yang membuat mereka ketakutan seperti itu, saya tak tahu, karena dibelakang saya tak ada polisi atau petugas keamanan.

Alhamdulillah, saya selamat dari segala macam bahaya malam itu, karena pertolongan Allah.

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...