Teror Mistik Di Sekolah

Advertisement

loading...
AkuIslam.ID - Di zaman modern seperti ini ternyata praktik mistik di sebuah lembaga masih saja ada. Indikasinya, kejadian mistik alias tidak masuk akal sering terjadi. Lalu, apa yang terjadi?

Ilustrasi

Siapa pun tak akan menyangka jika sebuah SMP yang terdiri begitu megah di pinggiran kota, didirikan di atas tanah sengketa antara Pihak Yayasan dengan beberapa penduduk sekitar. Tak tanggung-tanggung, konflik itu sudah berlangsung lima belas tahun tanpa ada penyelesaian.

Kini yayasan itu telah beridri kokoh dan berkembang pesat, bahkan telah bertaraf internasional dengan sistem asrama.

Di tengah keberhasilan serta kepopuleran yayasan tersebut, masih ada beberapa orang yang belum sepenuhnya menerima peristiwa lima belas tahun silam.

"Lihat deh pemilik Yayasan itu, dengan angkuhnya mereka menari-nari di atas penderitaan kita," ujar Rudi membuka pembicaraan

"Dari dulu aku memang gak rela Rud, kita harus kehilangan hak kita dengan cara seperti itu," timpal Hardi.

"Tapi tenang Rudi, mereka juga harus ngerasain apa yang kita rasakan selama ini. Kita tunggu saja tanggal mainnya," tambah Hardi dengan nada mengancam.

KESURUPAN MASSAL

Ancaman Hardi bukanlah isapan jempol belaka, beberapa hari setelah obrolan tersebut berbagai kejadian aneh sering kali terjadi di sekolah itu.

"Pak tolong panggilkan tenaga medis atau siaplah untuk segera kesini mengobati anak-anak," perintah kepala sekolah kepada Maman, Salah seorang krayawan sekolah itu.

"Baik Pak," jawab Maman sambil bergegas pergi.

Alih-alih mendapatkan jalan keluar, justru semakin banyak murid yang berjatuhan karena kesurupan, mereka menjerit-jerit dan beberapa di antaranya tiba-tiba pingsan.

Pengobatan yang dilakukan oleh beberapa tenaga medis dari Rumah Sakit terdekat dan beberapa guru agama di sekolah tidak membuahkan hasil.

"Bagaimana kalau diruqyah saja Pak?" saran Pak Rahman, salah satu guru agama.

"Ya sudah, tolong secepatnya dipanggil ahli ruqyah biar anak-anak yang lain juga tenang," jawab kelapa sekolah panik.

Tanpa menunggu lama, Pak Rahman meminta tolong Ustad, di Semarang yang kebetulan sedang berada di tempat praktiknya untuk mengobati murid-murid yang sedang kesurupan.

"Bapak-Ibu, melihat banyaknya siswa yang kesurupan seperti ini, terpaksa kita harus secepatnya meruqyah massal, tolong semuanya bisa ikut membantu dengan doa," ucap Ustad.

Akhirnya, setelah diruqyah secara serempak, beberapa saat kemudian murid-murid yang kesurupan berhasil disembuhkan dan bisa tenang setelah diberi minum air putih yang telah diberi doa.

"Saya harap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua untuk bertutur kata dan perilaku yang lebih santun terutama dalam bermasyarakat," pesan Ustad.

"Kejadian ini merupakan imbas dari perilaku salah satu pengurus Yayasan yang telah merugikan pihak lain," lanjut Ustad di ruang kepala sekolah.

Atas saran Ustad, pihak Yayasan segera menyelesaikan permasalahan yang sempat menggantung beberapa tahun dengan warga sekitar melalui pendekatan ke berbagai pihak, termasuk kepada penduduk setempat.

Mereka merasa peristiwa tersebut memang disebabkan oleh pihak-pihak yang tidak senang terhadap kemajuan sekolah.

"Saya harap di sekolah ini bisa lebih ditingkatkan pendidikan mental spiritual bagi para siswanya," sarannya.


loading...