Ramadhan, Bulan Pembakar Dosa

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Ramadhan merupakan sebuah kata mabni (yang tak berubah bentuk) pada fathah. Ia harus selalu dibaca ramadhana, bukan ramadhanu atau ramadhani. Kata ramadhan berasal dari kata ar-ramdhu yang artinya membakar sesuatu.

Ilustrasi

Menurut riwayat, kata al-Zamakhsyari dalam Tafsir al-Kasysyaf, dahulu ketika orang Arab memindahkan nama-nama bulan itu ke dalam bahasa Arab karena yang menemani bulan-bulan itu sebetulnya adalah bukan bangsa Arab, tetapi bangsa Babilonia yang telah mengenal perhitungan peredaran bulan - mereka menggantinya berdasarkan waktu ketika mereka mengalami bulan-bulan itu.

Sehingga ada nama Rabi' al-Awwal dan Rabi' al-Akhir. Rabi' artinya musim semi, karena kebetulan waktu itu Rabi' al-Awwal jatuh pada musim semi. Akan tetapi karena perhitungan bulannya memakai peredaran matahari, maka bulan Rabi' al-Awwal dan Rabi' al-Akhir tidak selalu jatuh pada musim semi.

Pada waktu pengalihan nama-nama bulan itu, Ramadhan jatuh pada musim panas sehingga disebut Ramadhan, musim yang sangat panas. Sekarang, walaupun Ramadhan jatuh pada musim dingin, tetap saja disebut Ramadhan. Sebuah hadits menyebutkan, disebut Ramadhan karena bulan ini membakar dosa-dosa kita.

Related Posts

loading...