Menyukai Sesama Jenis

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Saya mempunyai masalah yang sampai sekarang masih menjadi beban. Saya wanita berumur 23 tahun, belum menikah.

Ilustrasi

Dulu, saya punya kelainan yaitu menyukai teman sejenis sampai hubungan itu berlangsung 2,5 tahun (lesbian). Suatu hari saya melakukan kesalahan besar. Saya dan teman sejenis bercumbu di siang bulan Ramadhan.

Entah setan apa yang merasuk ke dalam diri saya hingga melakukan hubungan yang benar-benar dilaknat Allah itu. Terlebih, kami tahu kalau siang itu adalah bulan yang benar-benar harus diisi dengan segala ibadah dan kebaikan.

Tapi setelahnya, saya menyesal sekali dan sekarang sudah taubat. Saya sering shalat malam minta ampun pada Allah SWT. agar dosa ini benar-benar diampuni-Nya.

Pertanyaannya: Apa saya harus menggantinya sama dengan perbuatan seperti orang normal, dengan puasa 2 bulan berturut-turut sedang saya tiap bulan pasti haid?

Apa yang harus saya lakukan untuk menebus dosa besar ini karena saya merasa tidak tenang dan takut dosa pada Allah?

Diatas merupakan pertanyaan yang dikirim oleh Sahabat AkuIslam.ID dari Jakarta.

Kami menghargai penanya karena sudah menyadari kesalahannya. Itu perbuatan yang baik. Mudah-mudahan dengan kesadaran ini bisa berkembang keimanannya sehingga segala perbuatannya yang melanggar bisa diampuni oleh Allah SWT.

Mengenai hubungan sejenis, baik laki-laki maupun perempuan, sebenarnya dosanya lebih lebih besar ketimbang berzina.

Untuk itu, harus dihentikan sama sekali, kemudian bertobat sebanyak-banyaknya serta berdoa semoga ALlah bisa mengampuni. Karena berhubungan di bulan Ramadhan, tentu harus memberikan kafarat serta memperbanyak tobat karena perbuatan itu dianggap berzina.

Suami istri yang berhubungan di siang bulan Ramadhan pun ada kafaratnya, apalagi hubungan laki-laki perempuan yang tidak menikah atau hubungan sesama jenis, pasti lebih besar dosanya.

Tidak ada penggantinya sama sekali karena aturan agama ditetapkan untuk membuat jera orang yang melakukan pelanggaran di bulan Ramadhan agar tidak mengulangi perbuatan tercelanya di kemudian hari.

Baca Juga Yang Lainnya: