Menyikapi Tetangga Yang Mengusik

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Saya seorang gadis yang beberapa bulan ini, di tempat tinggal saya sekarang ini yang menjadi orang yang selalu dihina tetangga, semenjak saya ketemu sama musuh yang waktu itu saya ribut dan bertengkar dengannya.

Ilustrasi

Sejak ada dia, saya baru tahu kalau dia bisa melihat aib saya dari kamera yang mereka punya. Seluruh panca inderanya bisa lihat diri saya dan keluarga saya di dalam rumah, apalagi kalau kami sedang mandi, ganti pakaian, apa yang kami bicarakan di dalam rumah pun mereka bisa mendengar, bahkan walaupun bicara hanya di dalam hati. Di mana saya berada selalu diikutin. Kami di rumah 4 beradik, perempuan semua.

Waktu tanggal 17-8-2004 saya dan orang tua lagi bikin makanan, sementara mereka lagi mengadakan pertandingan di kampung halaman, mereka menyorak-nyorakan saya.

Saya jengkel, putus asa, frustasi, depresi dan ingin bunuh diri. Sampai saya nekat minum racun tanaman satu cangkir. Yang ingin saya tanyakan:

1. Apakah yang mereka lakukan itu perbuatan yang sopan atau tidak, dengan bisa melihat saya di ruang tertutup/di dalam rumah, mendengar apa yang saya bicarakan sama orangtua dan bisa melihat isi hati saya dan apa yang saya pikirkan?

2. Dari meng-gibah panca indera, mereka bisa melihat kami sekeluarga di dalam rumah. Apakah itu perbuatan haram?

3. Doa apa yang harus saya baca setiap saya terdengar bisikan suara dari luar rumah?

Diatas adalah pertanyaan yang dikirimkan oleh Sahabat AkuIslam.ID dari Palembang.

1. Apa yang Anda katakan itu semuanya bohong! Mungkin Anda selama ini terlalu takuk sama kekuatan selain Allah, cobalah percaya kepada kekuatan Allah.

Anda terlalu sensitif. Baguslah kita dizhalimi orang, itu berarti dosa kita akan diambil untuk dia. Kenapa mau bunuh diri? BUkankah Anda bisa mencari orang lain sebagai teman.

2. Bohong, itu bohong! Jangan percaya dengan hal-hal yang seperti itu.

3. Cobalah baca ayat kursi, an-Naas dan al-Falaq serta 2 ayat terakhir surat al-Baqarah, yakni ayat 285 dan 286.

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...