Menyangkal Mitos, Lebih Percayai Takdir

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Setahun setelah menikah, saya dan istri dikaruniai anak kembar (laki-laki dan perempuan). Istilah orang Jawa dinamakan Kembar Dampit. Namun keadaan ekonomi kami teramat kekurangan, sedang saya hanyalah seorang penarik becak.

Ilustrasi ( Foto @Source )

Hasil menarik becak tidak pernah mencukupi untuk menghidupi keluarga. Saya mencoba untuk bersabar dan tawakal menjalani kehidupan ini dengan shalat dan berdoa.

Suatu ketika ada tetangga yang datang silaturahmi. Dia bilang kepada saya dan istri, kalau anak pertama saya lahir pada hari Minggu, maka akan selalu dihadapkan pada kehidupan yang serba susah (kesulitan terus menerus dalam hidup).

Apalagi kelahiran si anak sama dengan hari kelahiran orang tuanya. Tapi saya tidak percaya mitos tersebut dan saya pun tidak akan pernah menyalahkan kelahiran anak kembar saya.

Bagi saya, yang penting saya berusaha terus untuk mengubah garis hidup saya yang serba susah. Saya yakin itu semua kehendak Allah SWT. Untuk memberi cobaan pada setiap hamba-Nya.

Dengan ketabahan yang selama ini saya lakukan, suatu ketika hati saya bergetar melangkahkah kaki menuju masjid untuk shalat Maghrib berjamaah. Dan tatkala pulang, saya lihat serombongan orang di dalam masjid sedang bercakap-cakap.

Tiba-tiba telinga saya seakan ada yang membisikkan bahwa ada sekolah yang membutuhkan jaga malam, yang lokasinya kebetulan dekat dari rumah. Keesokan harinya, saya datangi sekolah tersebut dan saya menemui kepala sekolah. Dengan tidak banyak bicara, langsung saya diterima.

Alhamdulillah sejak saat itu pula keadaan ekonomi saya berangsur-angsur baik, kebahagiaan rumah tanggapun terwujud. Bahkan aku dikaruniai lagi satu anak yang lahir di tahun 2008. Yang paling membuatku bersyukur, mereka semuanya berprestasi. Sungguh merupakan kebahagiaan tersendiri bagi kami mempunyai anak-anak yang cerdas dan berprestasi.

Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat bagi yang membaca di seluruh tanah air. Kita wajib percaya bahwa gadis hidup manusia telah ditentukan Allah, sehingga kita pun harus mempercayai dan mengimani-Nya secara mutlak, tidak kepada yang lain.

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...