Menjadi Muslim Satu-Satunya Di Keluarga

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Saya anak tunggal yang sedang bingung dan gelisah. Saya berbeda keyakinan (agama) dengan kedua orang tua saya.

Ilustrasi

Saya seorang muslimah dan orang tua saya beragama non-muslim. Dulu ibu saya juga merupakan seorang muslim yang taat, tapi sejak menikah lagi beliau berpindah keyakinan.

Dulu, selama 2 tahun saya juga beragama non-muslim, tapi karena dipaksa. Namun, Alhamdulillah, sejak saya ke Jakarta tahun 1990, saya menjadi mualaf lagi sebab tujuan saya ke Jakarta agar saya bisa masuk Islam lagi.

Tapi, selama hampir 7 tahun saya tidak pulang ke rumah, karena orang tua saya tidak menerima saya. Dulu saya sempat bertengkar hebat dengan ibu saya demi mempertahankan keyakinan saya, karena ibu saya mengancam tidak akan mengakui saya sebagai anaknya kalau tidak menuruti keyakinan bapak tiri saya.

Perlu diketahui, dalam keluarga besar ibu saya, hanya saya yang muslim. Keluarga ibu saya moyoritas beragama non-muslim.

1. Seberapa besar dosa saya karena telah melawan Ibu, walaupun demi keyakinan saya?

2. Bagaimana cara mengajak kedua orang tua saya agar kembali ke Jalan Allah tanpa menyinggung hati mereka?

3. Benarkah kita tidak bisa mendoakan mereka karena berbeda keyakinan? Saya ingin sekali orang tua saya menjadi mualaf sebelum ajal menjemput.

Diatas adalah pertanyaan yang dikirim oleh Sahabat AkuIslam.ID dari Tangerang.

1. Kalau melawan demi keyakinan, tidak berdosa, akan tetapi tidak usah keras-keras. Nasehati dengan suara yang lembut.

2. Doakan dan ajak dia ke pengajian-pengajian! Ajak teman-teman yang Islam datang ke rumah! Kalau perlu, Anda bikin pengajian di rumah supaya bisa mempengaruhi orang tua.

3. Doanya hanya boleh berisi, "Ya ALlah, berikan rahmat-Mu, kembalikan hati ibuku agar dia masuk dalam Islam kembali," Hanya itu. Tidak boleh memintakan rezeki, memohon jika sakit supaya disembuhkan, atau doa-doa lainnya. Selain doa memohon rahmat Allah, hukumnya tidak boleh.

Related Posts

loading...