Hikmah Mau Belajar Mengaji

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Bagi seorang sarjana, setelah lulus kuliah, hal yang paling didambakannya adalah segera mendapatkan pekerjaan. Begitu pula aku, setiap ada lowongan pekerjaan di berbagai tempat atau di surat kabar selalu aku ikuti dan lowongan kerja yang cocok dengan latar belakang pendidikanku pasti aku ambil.

Ilustrasi

Memang sekali dua kali dalam sebulan aku mendapat panggilan kerja, namun semua berakhir saat ujian seleksi. Kegagalan demi kegagalan berlanjut terus, tanpa terasa empat tahun sudah aku menganggur.

Hingga suatu saat menjelang Ramadhan, Ibu tiba-tiba mengajakku belajar mengaji Al-Qur'an. Ajakan "Aneh" Ibu tersebut tentu saja aku tolak mentah-mentah.

"Dengar, Bu! Yang aku butuhkan pekerjaan! Aku butuh bisa makan sendiri, bisa cari duit sendiri! Kok ini malah disuruh belajar ngaji.

Apa nggak keliru? Memangnya mengaji bisa memberiku makan? Agama bisa kasih aku pekerjaan?" teriakku kesal kepada Ibu.

Namun dengan kesabaran seorang Ibu beliau berucap, "Sudahlah ngger, manut Ibumu. Mumpung ini mau puasa, pasrahkan semua kepada Allah. Dia yang mengatur segalanya dan Dia tidak tidur."

Setelah berkali-kali dibujuk, akhirnya dengan berat hati kuturuti juga ajakan Ibu. "Ya sekedar untuk cari kesibukan," pikirku.

Lambat laun aku mulai sadar dan rindu pada agama. Ketenangan dan kesejukan mulai aku rasakan. Aku mulai melakukan kewajiban-kewajiban agama yang dulu aku tinggalkan. Pelan tapi pasti. Puasa, shalat lima waktu, dan Tahajjud, aku jalani. Bahkan pada sepuluh hari terakhir Ramadhan, aku i'tikaf di masjid.

Di saat shalat Tahajjud, tanpa aku sadari aku meneteskan air mata, antara teringat dosa, perasaan pasrah dan mengharap, berbaur jadi satu.

Tanpa terasa bulan Ramadhan telah berlalu dan Hari Raya Idul Fitri pun telah usai. Tepat dua minggu kemudian aku menerima panggilan tes diperushaaan leasing. Setelah ikut tes dua kali, Alhamdulillah akhirnya aku diterima bekerja di perusahaan tersebut.

Setahun kemudian ketika ada pendaftaran CPNS. Coba-coba aku ikut. Setelah mengikuti tes dari awal hingga akhir, Subhanallah! Tanpa disangka aku diterima menjadi PNS.

Kata-kata Ibu seketika terngiang kembali. "Allah yang mengatur segalanya dan Dia tidak tidur." Inilah hikmah terselubung menuruti nasheat Ibu untuk mau belajar mengaji.

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...