Akibat Kikir Kepada Orang Yang Minta Sumbangan

Advertisement

loading...
AkuIslam.ID - Gara-gara menolak memberi sumbangan untuk panti asuhan yatim piatu yang dilakukan perwakilan orang yang datang ke rumah, akhirnya aku mendapatkan kerugian Rp. 10 Juta. Aku benar-benar menyesal!

Ilustrasi

Suatu hari, seorang Ibu datang, mengatasnamakan panti asuhan yatim piatu dari luar kota untuk meminta sedekah. Setelah aku bukakan pintu rumah, dia minta uang kepadaku.

Dengan menggerutu, aku kasih uang Rp. 1.000,- itupun dengan disertai kata-kata yang tidak mengenakan hatinya. Kemudian si peminta sumbangan pergi, meninggalkan aku dengan bawa uang Rp. 1.000,- yang aku beri tadi.

Pada suatu hari, aku pergi jalan-jalan ke mal dekat rumahku untuk sekedar melepas kejenuhan. Setelah tiba di mal itu, aku dibujuk sales penjual produk microwave dengan harga Rp. 5.000.000,-. Entah mengapa aku langsung tertarik dan membelinya.

Beberapa hari kemudian aku pergi ke mal itu lagi. Kejadian serupa terjadi lagi. Dengan bujuk rayu sales, aku membeli kompor induksi seharga Rp. 5.000.000,-. Sungguh bodh aku ini, jatuh dua kali di tempat yang sama.

Kini aku sangat menyesal, uang Rp. 10.000.000,- melayang untuk membeli produk yang tidak aku butuhkan. Karena barang-barang elektronik tersebut menggunakan watt listrik yang tinggi, maka barang-barang itu aku simpan di gudang.

Sungguh itu merupakan pengalaman untuk dijadikan pelajaran bagi kita semua. Kalau ada orang yang meminta sumbangan / sedekah, kita harus sambut dengan ramah dan sopan, serta berilah uang sesuai dengan keadaan keuangan kita.


loading...