Ada Satu Malam Mulia Yang Rahasia, Malam Penentuan

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Ramadhan memang bulan yang penuh berkah. Sepanjang bulan itu pintu-pintu langit dibuka oleh Allah. Maksudnya, kemurahan Allah tercurahkan begitu besar kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal saleh. Lailat al-Qadr merupakan salah satu keutamaan yang diturunkan di bulan Ramadhan di samping keutamaan yang lain.

Malam Lailatul Qadar

Seperti yang disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra. bahwasannya Rasulullah Saw bersabda: "Apabila bulan Ramadhan telah masuk, niscaya seluruh pintu langit dibuka dan seluruh pintu jahannam (neraka) dikunci, serta seluruh setan dirantai dan dibelenggu." (HR. Bukhari Muslim).

Menurut sebagian pendapat ulama yang dimaksud dengan pintu-pintu langit adalah pintu-pintu surga. Al-Qadhi Iyadh mengatakan yang dimaksud dengan dibukannya pintu-pintu surga itu adalah diturunkannya rahmat, maghfirah, dan pahala. Pemahaman ini dikuatkan oleh hadits riwayat Muslim dengan kalimat, "dibukalah pintu-pintu rahmat."

Mungkin juga dimaksudkan dengan membuka pintu surga, ialah membuka masa kesempatan memperbanyak ketaatan, yaitu dengan berpuasa, qiyamullail (shalat malam), dan berbagai macam kebajikan yang lainnya yang merupakan jalan masuk ke surga.

Sedangkan yang dimaksud dengan di kuncinya pintu-pintu neraka adalah agar diarahkan seluruh tujuan kita, para hamba kepada taat dan dipalingkanlah kita dari maksiat yang membawa kita ke neraka. Sementara, yang dimaksudkan dengan membelenggu setan ialah melemahkan kemampuan mereka untuk mengganggu dan memperdayakan manusia.

Oleh karena itu, di samping beribadah, berdoa adalah ibadah yang sangat dianjurkan pada malam lailat al-Qadr itu. Istri Nabi Saw., Aisyah binti Abu Bakar pernah menanyakan ihwal ibadah di malam lailat al-Qadr itu.

Ia berkata; "Ya Rasulullah, bagaimana pendapat Anda seandainya saya tahu malam jatuhnya lailat al-Qadr itu, apakah yang harus saya ucapkan waktu itu?" Nabi Saw menjawab : "Katakanlah (berdoalah): Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul-'afwa fa'fu 'anni (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan suka memaafkan, maka maafkanlah daku ini." (HR Ahmad bin Hanbal, Ibnu Majah, dan at-Tirmizi).

Dengan mengimani turunnya lailat al-Qadr yang penuh kebajikan pada bulan Ramadhan, bukan hal mustahil bila kita dapat meraih anugerah malam penuh berkah itu. Hal itu berarti kita mengawali kehidupan setahun ke depan dengan ketentuan yang baik. Amin Wallahu'alam bil shawab.

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...