Teguran Dari Sebotol Lem

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Sebagai guru keterampilan di salah satu sekolah di Yogyakarta, saya sering membelikan bahan-bahan praktik untuk mempermudah mereka saat praktik. Selain itu, biasanya, harga bahan bissa lebih murah karena saya membelinya dalam jumlah banyak.

Ilustrasi LEM Tumpah

Mereka juga senang. Pernah saya coba para siswa untuk membeli bahan praktik sendiri, ternyata harga bahannya lebih mahal, terpaut cukup banyak dan kerap keliru. Bahan-bahan yang saya beli saya sesuaikan dengan kebutuhan saat praktik.

Suatu ketika, anak saya yang nomor tiga minta dibelikan lem untuk membuat layang-layang dari kertas. Merasa bahwa saya masih punya persediaan lem di sekolah, saya pun tidak membelikannya tetapi mengambilnya dari sekolah, padahal yang saya ambil adalah lem yang dibeli oleh siswa-siswa saya untuk praktik keterampilan di sekolah.

Saya pikir diambil sedikit tidak apa-apa, karena persediaan masih cukup banyak. Akhirnya saya mengambil sebotol lem, lalu saya masukkan ke dalam tas yang berisi aneka dokumen penting karena berniat sekali memfotokopi dokumen-dokumen penting tersebut.

Sepulang dari kantor, saya berbelanja aneka sayur dan buah, kebetulan kantor saya dekat pasar. Setelah itu, saya mampir ke tempat photo copy. Nah, saat saya mengambil dokumen penting yang akan saya photo copy, saya terkejut.

Masya Allah. Dokumen penting saya basah terkena lem yang tumpah di dalam tas saya. Padahal seingat saya, lem itu saya masukkan ke tas dalam kondisi tertutup rapat. Hampir semua dokumen saya berlepotan lem, termasuk dompet dan tas saya basah terkena lem, padahal dompet itu terbuat dari kulit sehingga baunya jadi tidak karuan terkena lem tersebut.

Mungkin itu teguran dari Allah bahwa saya tidak boleh mengambil lem yang menjadi milik anak-anak didik saya. Semoga pengalaman saya bisa menjadi iktibar untuk yang membacanya.

Baca Juga Yang Lainnya: