POLIANDRI, SAH Kah Atau Tidak SAH?

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Saya ibu dengan satu orang anak berumur 9 tahun. Saya sudah menikah 11 tahun. Tapi, saya merasa rumahtangga saya kurang bahagia karena pernikahan saya hasil perjodohan. Saya tahu bahwa suami saya sangat mencintai dan menghormati saya.

Ilustrasi

Ketika anak saya berusia 3 tahun, saya kerja ke luar negeri hingga sekarang. Setiap dua tahun sekali saya pulang ke tanah air. Satu tahun lalu saya menjalin hubungan dengan seorang pria. Sebut saja B. Dia juga sudah punya istri.

Saya dan dia akhirnya menikah sirri tanpa sepengetahuan suami saya dan istrinya. Setelah enam bulan menikah sirri, saya merasa bersalah karena telah mengkhianati suami saya. Tapi, dia tidak mau berpisah dengan saya. Pertanyaannya :

Apakah pernikahan sirri kami itu sauah karena secara sembunyi-sembunyi?

Bagaimana cara memutuskan pernikahan sirri ini karena si B tidak mau melepaskan saya? Dia mengancam akan memberitahukan pernikahan ini ke suami saya kalau sampai saya meninggalkannya?

Di atas adalah pertanyaan dari Sahabat AkuIslam.ID dari HongKong.

Masalahnya bukan pernikahan sembunyi-sembunyi atau tidak. Tapi, masalahnya, Anda kala itu sudah menikah, sementara Anda masih punya suami. Jadi, pernikahan Anda yang kedua dengan si B tidak sah sama sekali. Syarat sah nikah adalah, salah satunya, orang tidak punya suami.

Dalam hukum agama, karena pernikahan kedua ini tidak sah, maka tidak perlu bercerai. Tidak ada istilah perceraian dalam kasus pernikahan Anda yang kedua ini.

Ketika Anda melakukan hubungan intim dengan laki-laki itu, maka itu termasuk zina. Karena itu, tinggalkan saja. Tidak usah bercerai. Tapi, Anda harus bertaubat dengan sungguh-sungguh.

Baca Juga Yang Lainnya: