Perlu Tau, Rahasia Sehat Nabi Dengan Madu

Advertisement

loading...
AkuIslam.ID - Salah satu rahasia sehat Rasulullah Saw adalah karena kebiasaannya mengonsumsi madu. Selain khasiat yang terdapat dalam tubuh lemah itu dijelaskan di dalam Alquran dan hadis, para peneliti juga menemukan banyak kandungan gizi yang juga bermanfaat sebagai obat.

Madu Untuk Kesehatan

Kesehatan dan keselamatan, termasuk nikmat ALlah SWT yang paling berharga kepada hamba-Nya, pemberian yang paling besar, karunia paling agung, orang yang dilimpahi nikmat ini patut dan pantas memerhatikan, menjaga, dan memeliharanya dari musuhnya.

Imam Al Bukhari meriwayatkan dalam Sahihnya dari Ibnu Abbas berkata, Rasulullah Saw bersabda, "Dua nikmat di mana banyak manusia tertipu padanya, kesehatan dan waktu luang."

Siapapun mengetahui bahwa makan dan minum berperan penting dalam menjaga sekaligus merusak kesehatan. Makan dan minum ibarat pisau bermata ganda, jika ia diatur dengan baik, maka akan memberi manfaat bagi tubuh. Sebaliknya, akan merusak dan memicu penyakit bagi tubuh.

Inilah rahasia dari Firman Allah SWT surat Al A'raaf ayat 31 yang artinya: " .... Makan dan minumlah dan jangan berlebih-lebihan ...."

Dahulu orang - orang Arab berkata, al-bathnu bait ad-da, perut itu adalah sarang penyakit. Dari sini maka mengungkap fakta mengapa Nabi Saw sehat, berarti mengungkap fakta makan dan minum beliau. Salah satu kebiasaan Rasulullah Saw sehingga tubuh beliau sehat adalah minum madu yang telah dilarutkan dengan air dingin.

MENJADI OBAT

Kebiasaan ini sangat berguna untuk memperbaiki kualitas air liut di dalam kerongkongan, dapat membersihkan bulu-bulu halus pada dinding lambung serta melenturkannya, menyingkirkan sisa-sisa pencernaan, menghangatkan dan mencegah terjadinya penyumbatan.

Sebagaimana dijelaskan dalam Alquran dalam surat An Nahl ayat 69, yang artinya: "....Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia..."

Kecuali itu, madu berbahaya bagi penderita penyakit liver karena ketajamannya akan berbenturan dengan ketajaman cairan empedu sehingga akan memicu reaksi dari cairan empedu. Dalam kasus ini bahaya yang ditimbulkan oleh madu dapat dicegah dengan memberikan cairan cuka yang dapat mengembalikan khasiat madu bagi para penderita liver.

Manfaat madu memang tiada tara. Cairan yang diambil dari sari lebah ini tidak hanya berguna membuat minuman atau hidangan kue menjadi manis, tapi juga membuat siapa saja yang meminumnya akan menjadi sehat.

Madu termasuk golongan minuman kegemaran Rasulullah Saw. Begitu gemarnya Nabi Saw mengonsumsi madu hingga tidak heran jika beberapa istrinya selalu menyediakan madu sebagai jamuan ketika Nabi Muhammad Saw datang.

Dalam sebuah riwayat diceritakan, Nabi Saw selalu menyarankan umatnya untuk selalu minum madu minimal sebulan sekali. Minum madu juga bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat dan jauh dari penyakit.

KANDUNGAN VITAMIN

Rasulullah Saw juga mengatakan, madu sangat manjur untuk mengembalikan serta mempertajam daya ingat seseorang. Menurut Nabi Saw, Allah SWT telah meletakkan berkah di dalam madu dan menjadikannya sebagai obat dari rasa nyeri dan madu telah didoakan oleh 70 nabi.

Dalam sebuah hadis juga dijelaskan, Rasulullah Saw bersabda: "Lima perkara yang dapat menghilangkan lupa, menambah hafalan, dan menghilangkan lender, yaitu bersiwat (bersikat gigi), puasa, membaca Alquran, meminum madu, dan memakan luban."

Selain itu, madu juga banyak sekali kandungan vitamin, asam, mineral, dan enzim yang sangat berguna bagi tubuh sebagai pengobatan secara tradisional, antibodi, dan penghambat pertumbuhan sel kanker/tumor. Madu juga mengandung zat yang tergabung dalam asam organik.

Bahkan, madu juga sangat berguna untuk menjaga kesehatan dan penyembuhan, terutama penderita jantung, gagal ginjal, liver, hepatitis, penderita kanker usus, kanker paru, bronchitis, sinusitis, kelelahan kronis, pusing kronis dan pekerjaan berat, penderita reumatik, osteoporosis, kekejangan otot terutama pada olahragawan, penderita stroke, serta tambahan menu bagi balita dan penderita AIDS/HIV.


loading...