Pendidikan Islam Sudah Masuk Di SD Jerman

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Saat ini beberapa sekolah dasar (SD) di Jerman mulai mengajarkan pendidikan Islam. Langkah ini menempatkan Islam sejajar dengan mata pelajaran Agama Protestan dan Katolik.


Pemerintah Jerman memiliki cara untuk menekan radikalisme gerakan Islam dengan jalan mendidik anak-anak sekolah dasar dengan agama Islam.

Langkah tersebut merupakan inisiatif baru untuk mengekang pandangan ekstremis dan radikal terhadap agama Islam dan minoritas kaum muslim di negara tersebut.

Mein Islambuch yang artinya "Buku Pelajaran Islam Saya" merupakan buku pegangan bagi setiap anak sekolah dasar. Ditulis oleh Serap Erkan, Evelin Lubig-Fohsel, Gul Solgun-Kaps, dan Bulent Ucar.

Buku pelajaran lain berjudul Miteinander Auf Dem Weg (Bersama Dalam Perjalanan), menampilkan tokoh utama yang hidup di dalam masyarakat, di mana pemeluk agama Kristen, Yahudi dan Islam hidup bersama dengan hak-hak sama. Ini merupakan ajaran tentang toleransi kehidupan beragama.

Beberapa sekolah di Jerman memang mulai menawarkan pendidikan Islam untuk siswa muslim sekolah dasar, menempatkan Islam sejajar dengan mata pelajaran agama Protestan dan Katolik.

"Mereka yang datang ke sini berasal dari latar belakang yang berbeda," ucap Timur Kumlu, seorang guru di program pengajaran Islam.

"Kita harus mendidik mereka sehingga mereka dapat mengembangkan kepribadian berdasarkan Islam." kata Kumlu.

Pendidikan Islam di sekolah mulai ditawarkan untuk pertama kalinya di sekolah untuk Jerman. Program ini dimulai dari Hesse untuk lebih mengintegrasikan muslim di masyarakat Jerman.

Setelah puluhan tahun diabaikan, diterimanya pendidikan Islam di sekolah umum adalah bagian dari konsensus yang berkembang bahwa Jerman bersedia untuk melayani minoritas muslim.

Keberadaan kelas untuk pengajaran pendidikan Islam disambut antusias, puluhan pelajar muslim dengan penuh semangat telah mendaftar untuk setidaknya 29 kelas di seluruh kabupaten yang di dominasi para imigran.

"Sekarang sudah jelas bahwa selama bertahun-tahun kami telah membuat kesalahan dengan mengasingkan warga muslim," kata Nicola Beer yang menjabat sebagai menteri pendidikan di Hesse.

Nicola Beer adalah salahs atu dari beberapa politisi, profesor, dan guru yang mendukung adanya pengajaran agama Islam.

"Jerman mengakui bahwa kita di sini bersama-sama, kita bekerja sama, dan kita mendidik anak-anak kita bersama-sama." tambah Nicola Beer.

Menurut penelitian yang dilakukan pemerintah, muslim di Jerman berjumlah sekitar 4,3 juta, membentuk sekitar 5 persen dari total 82 juta penduduk Jerman.

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...