Nasihat Agar Istiqomah Ibadah

Advertisement

loading...
AkuIslam.ID - Nabi berpesan dalam sabdanya, keutamaan istiqomah (konsisten) dalam ibadah, lebih baik dari pada seribuh karomah. Untuk itu, perlu upaya maksimal agar kita bisa amal istiqomah. Berikut nasihat para ulama.

Ilustrasi Sholat Khusyuk

Amalan yang istiqomah memang sangat istimewa. Tapi, untuk meraihnya tidaklah mudah. Sebab, istiqomah adalah suatu usaha menempuh jalan (agama) yang lurus (benar) dengan tidak berpaling ke kiri maupun ke kanan.

Istiqomah mencakup pelaksanaan semua bentuk ketaatan (kepada Allah) lahir dan batin, dan meninggalkan semua bentuk larangan-Nya.

Para ulama memberi wejangan (nasihat) agar kita tetap istiqomah. Antara lain, pertama, selalu minta sama Allah SWT agar selalu di tolong. Sebagaimana sabda Nabi Saw yang senantiasa berdoa, "Ya muqollibal quluubi tsabbit qolbiy 'alaa diinika (wahai Zat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu)," (HR At Tirmidzi No 3522, Imam Ahmad IV/302, Al Hakim I/525. Lihat Shohih Sunan At-Tirmidzi No 2792).

Sungguh hanya milik Allah segala kebaikan, kekuatan, dan pemberi hidayah.

Kedua, berusaha untuk terus-menerus beramal. Bisa dimulai dari amalan-amalan yang kecil, sesuai kemampuan. Misalnya, selalu menjaga wudu.

Ketiga, meneladani para salaf. Meneladani para salaf akan mendorong jiwa untuk mengikuti jejak mereka. Generasi salaf dahulu berbeda-beda dalam beramal, ada yang banyak dan ada yang sedikit. Namun, mereka senantiasa kontinyu dalam beramal.

Keempat, ada target Ibadah. Mempunyai target dalam beribadah dan beramal saleh yang realistis dan sesuai kemampuan diri akan membantu menumbuhkan motivasi dan arah yang jelas untuk terus beramal dan istiqomah.

Kelima, senantiasa berdoa kepada Allah agar tetap istiqomah ibadah. Beberapa doa tersebut antara lain: "Robbanaa laa tuzigh quluubanaa ba'da idz hadaitanaa wa hab lanaa min-ladunka rohmatan, innaka antal-wahhaab (wahai Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Zat yang Maha pemberi (karunia))," (QS Ali Imran: 8).

Bisa juga berdoa; "Robbanaa afrigh 'alainaa shobron wa tsabbit aqdaamanaa wanshurnaa 'alal qoumil kaafiriin (wahai Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran atas diri kami, dan teguhkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir)," (QS Al Baqarah: 250).

Selanjutnya, bisa berdoa, sebagaimana disebutkan dalam hadis muslim berikut; "Allaahumma mushorrifal quluub, shorrif quluubanaa 'alaa tho'atika (ya Allah, Zat yang, mengarahkan hati, arahkanlah hati-hati kami untuk selalu taat kepada-Mu," (HR Muslim).

Lengkapi dengan doa yang singkat ini, tapi luar biasa fadilahnya; "Alloohumma a'innii ' alaa dzikrika wa syukrika wa husni 'ibaadatik (ya Allah, tolonglah aku dalam mengingat-Mu dan bersyukur kepada-Mu dan melakukan ibadah yang baik kepada-Mu),  "(HR Bukhari).

Mudah-mudahan dengan upaya dan doa tersebut di atas kita semua menjadi hamba Allah yang senantiasa istiqomah dalam ibadah. Amin ya rabbal alamiin.


loading...