Membangkitkan Orang Mati

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Salah satu Nabi yang namanya disebut dalam kitab Taurat dan Alquran adalah Nabi Ilyasa. Salah satu mukjizat terbesarnya adalah kemampuannya menghidupkan mayat. Berikut kisahnya.

Ilustrasi

Ilyasa atau yang disebut Al Yasa adalah Nabi selanjutnya untuk Bangsa Israel. Beliau memiliki gadis keturunan yang sama dengan Nabi Muhammad, Harun, dan Ilyas. Dalam Alquran namanya telah disebutkan Allah, sebagai orang yang paling mulia.

"Dan ingatlah akan Ismail dan Ilyasa, Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik," (QS Shaad: 48).

Nabi Ilyasa merupakan penerus Nabi Ilyas. Namanya juga disebutkan dalam kisah Nabi Ilyas. Saat itu Nabi Ilyas sedang dikejar-kejar oleh kaumnya dan bersembunyi di rumah Al Yasa. Maka besar kemungkinan Ilyasa juga tinggal di seputar lembah Sungai Yordania.

Ketika Ilyas bersembunyi di rumahnya, Ilyasa masihs eorang belia. Saat itu ia tengah menderita sakit, kemudian Ilyas membantu menyembuhkan penyakitnya. Setelah sembuh, Ilyasa pun menjadi anak angkat Ilyas yang selalu mendampingi untuk menyerukan pada jalan kebaikan.

Ilyasa melanjutkan tugas kenabian tersebut begitu Ilyas meninggal. Ilyasa melanjutkan misi ayah angkatnya agar kaumnya kembali taat kepada ajaran Allah.

Namun Ilyasa baru mengerti, ternyata manusia begitu mudah kembali ke jalan sesat. Hal itu terjadi tak lama setelah Ilyas wafat. Padahal masyarakat lembah Sungai Yordania itu sempat mengikuti seruan Ilyas agar meninggalkan pemujaannya pada berhala.

Pada kalangan itulah Ilyasa tak lelah menyeru ke jalan kebaikan. Dikisahkan bahwa mereka tetap tak mau mendengar seruan Ilyasa dan mereka kembali menanggung bencana kekeringan yang luar biasa.

MENGHIDUPKAN MAYAT

Nabi Ilyasa juga menghadapi sikap penyangkalan Raja dan Ratu Israel terhadap agama sepeninggal Ilyas. Ilyasa menunjukkan banyak mukjizat untuk menunjukkan kekuasaan Allah, tapi mereka malah menyebutnya tukang sihir.

Sama seperti ketika mereka menyebut Nabi Ilyas sebelumnya. Mereka terus membangkang sepanjang hidup Ilyasa. Setelah beberapa lama, bangsa Israel ditaklukkan oleh Bangsa Assyria hingga menyebabkan kerusakan parah di Israel.

Namun setelah itu, Nabi Ilyasa tetap meneruskan dakwahnya hingga umatnya taat kepada Allah. Dalam kepemimpinannya, Bani Israel hidup rukun, tentram dan makmur karena berbakti kepada Allah. Namun selepas wafatnya Nabi Ilyasa, mereka kembali kufur menyembah berhala.

Dalam cerita dikisahkan saat segolongan Bani Israel membunuh seseorang dan dikuburkan di kuburan Nabi Ilyasa, tiba-tiba mereka dikecutkan dengan rombongan orang. Saat itu juga mereka melemparkan mayat itu dan tubuhnya mengenai tulang belulang Nabi Ilyasa. Maka saat itu juga Allah menghidupkan kembali mayat tersebut.

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...