Ketika Tentara Iblis Menuntut

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Iblis mempunyai banyak tentara di hari penghitungan amal. Tentara tersebut adalah manusia yang terperdaya godaan iblis yang harus masuk neraka bersama. Para tentara iblis itu pun panik dan kecewa. Mereka akhirnya sadar bahwa iblis tak dapat bertanggung jawab dan menanggung keselamatan mereka di dunia maupun di akhirat.

Ilustrasi Perjanjian Iblis Dengan Manusia Yang Menyesatkan Manusia Akhirnya

Dijelaskan dalam sebuah riwayat, kelak pada hari perhitungan amal, malaikat mengumpulkan semua makhluk Allah. Tiba-tiba terdengar seruan, "Mana Iblis terkutuk?" Kata suara itu terdengar lantang.

Tak lama iblis pun sudah berada di depan. Seperti sudah mengerti maksud pemanggilnya, ia pun berkata, "Wahai Hakim Yang Maha Adil, datangkanlah kepadaku tentaraku, para muazinku, para pembacaku, mereka yang sejalan denganku, para menteriku, para ahli fikihku, para penjagaku, para pedagangku, para pemukul genderangku, serta para penghalauku," katanya

TENTARA IBLIS

Iblis ditanya, "Siapakah para sekutumu itu? Dia menjawab, "Tentaraku adalah mereka yang mempunyai sifat rakus, para muazinku adalah orang-orang yang salah bacaannya, sedangkan para pembacaku adalah mereka yang berprofesi sebagai penyanyi. Adapun orang-orang yang sejalan denganku adalah mereka yang mengiris muka dan tangannya kemudian di beri nilai, serta siapa saja yang ingin diperlakukan demikian," jelas iblis

"Kemudian mana ahli fikihmu?" tanya suara itu lagi.

"Para ahli fikihku adalah mereka yang mengejek orang-orang yang mengusahakan barang halal. Sedangkan para penjagaku adalah mereka yang mendatangi lemari arak dan yang tidak mau membayarkan zakatnya. Adapun para pedagangku adalah mereka yang memperdagangkan barbathah (barang dan bunga terlarang), para pemukul genderangku adalah pemain musik, sedangkan para penghalauku adalah mereka yang menanam pohon-pohon anggur untuk dijadikan minuman memabukkan," jawab iblis.

Kemudian keluarlah seekor ular yang panjang. Ular itu mengumpulkan mereka semua, lalu menggiringnya ke neraka. Semua orang panik memikirkan nasibnya sendiri. Semua ingin membebaskan dirinya dari nasib buruk yang menimpanya. Karenanya, mereka mencari iblis yang mengajak mereka ke jalan yang salah. Itulah sebabnya, pada kesempatan ini mereka menghujat iblis dan menuntut agar ia mau bertanggung jawab atas nasib mereka.

TAK MAU DISALAHKAN

Namun iblis dan setan tidak mau disalahkan. Seperti sudah kita ketahui, tugas iblis adalah untuk mempengaruhi dan mengajak manusia ke jalan yang sesat. Bagi mereka yang mau mengikutinya, maka iblis tak mau bertanggung jawab sama sekali. Bagi iblis dan setan, memengaruhi manusia merupakan perwujudan atas janjinya ketika ia tidak mau tunduk kepada Allah saat diperintah berwujud kepada Adam. Pada zaman sebelum manusia menghuni dunia itu, ia telah bersumpah untuk memengaruhi manusia dari segala arah.

"Sesungguhnya, Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar dan aku pun telah menjanjikan kepadamu. Tetapi aku mengingkarinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan sekedar mengajakmu lalu kamu turuti. Oleh sebab itu, janganlah kamu mencercaku. Namun cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamu pun sekali-kali tidak dapat menolong aku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatan kamu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahuku," jawab iblis kala itu.

Atas jawaban iblis dan setan itu, orang-orang tersesat sangat kecewa. Nauzubillah, semoga kita semua terhindar dari segala tipu daya iblis.

Baca Juga Yang Lainnya: