Gratiskan Biaya Santri, Berbuah Rezeki

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Menampung santri yang mau shalat dan mengaji dengan gratis sama nilainya dengan sedekah. Itulah yang berlaku bagi Khoeruman. Sedekah yang dilakukannya "dibalas" Allah SWT berupa rezeki yang berlipat. Khoeruman kini punya aset usaha yang mencapai puluhan miliar rupiah.

Ilustrasi

Baru empat tahun berdiri, namun kini pesantren Alam Internasional Saung Balong Albarokah di Majalengka, Jawa Barat telah memiliki banyak santri. Santri-santri itu tidak dipungut biaya sepeser pun. pada 12 Juli 2010, pesantren itu diresmikan oleh bupati setempat, H Sutrisno. Pesantren tersebut dibangun di atas lahan seluas 7 hektar.

Kesuksesan itu tak serta merta di raih menantu dari Abah Haji Subani ini. Melalui proses yang panjang, akhirnya Khoeruman berhasil mendirikan pesantren gratis. Semua keperluan santri dibiayai oleh keluarga Khoeruman maupun donatur setempat.

Untuk menopang biaya operasional pesantren, Khoeruman mendirikan dana sosial, yakni koperasi simpan pinjam Trisula (Tertib Rapi Indah Sehat Usaha Lancar Aman). Kini aset dari koperasi itu mencapai puluhan miliar yang mengantarkan Khoeruman sebagai miliader dengan puluhan ribu nasabah.

PERUMPAMAAN SEDEKAH

Di balik kesuksesannya itu, Khoeruman teringat pesan dari ayah mertuannya beberapa tahun lalu. Saat itu ia disuruh mencari lalat buah atau dalam bahasa latinnya drosophila melanogaster.

"Tolong Abah dicarikan lalat buah," titah sang mertua, Abah Haji Subani.

Khoeruman bengong, bagaimana cara mencari lalat buah dalam sesegera mungkin.

"Jangan bingung, taruh saja tape, maka lalat buah bakal ngumpul," begitu pesan Abah Haji.

Rupanya hal itu hanya perumpamaan. Khoeruman menangkap bahwa pesan itu adalah strategi cara berdakwah di tengah masyarakat. Dengan jurus itulah, Khoeruman mendekati masyarakat. Dia berikan solusi saran dan dana atas kebutuhan warga sekitar, dengan syarat mau diajak shalat dan ngaji. Khoeruman pun menampung anak-anak mereka untuk ngaji. Bahkan mondok secara gratis.

Kini pesantren tersebut memiliki banyak santri dengan sejumlah program unggulan yang menarik. Pesantren Albarokah menyelenggarakan program Rumah Tahfiz yang diemban Ustad Surta dari PPPA Daqu.

"Satu ayat Quran dibahas bermacam aspeknya seperti makhrajul hurf, tajwid, imlak, dan tafsir oleh guru yang berbeda-beda." terang Ustad Holidin, pemangku unit Pesantren Albarokah.

PETERNAK SUKSES

Lalu dibangunlah sejumlah unit usaha seperti peternakan, pertanian, rumah makan, dan pemancingan. Pesantren AlBarokah juga membiayai usaha-usaha kecil warga sekitar seperti pedagang makanan dan minuman.

Peternakan Albarokah menerapkan prinsip zero wasting. Misalnya, kotoran ternak sapi diolah sedemikian rupa untuk menghasilkan biogas sebagai sumber energi alternatif. Sampah fermentasi diolah lagi menjadi pupuk organik.

Jelang Idul Adha, biasanya kandang-kandang ternak Albarokah yang tertata rapi bakal dipenuhi domba dan sapi.

"Masing-masing kami persiapkan 500 ekor," pungkas Khoeruman.

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...