Ditemani Bidadari Selepas Mati

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Sikap seorang pemuda saleh yang satu ini setidaknya menjadi pelajaran bagi kita semua. Subhanallah, setelah meninggal, ahli ibadah yang semasa hidupnya menolak melakukan maksiat itu mendapatkan kebahagiaan di alam kubur dengan ditemani bidadari. Berikut kisahnya.


Dalam sebuah kisah yang terjadi pada zaman Khalifah Umar bin Khattab, di ceritakan bahwa ada seorang jenazah yang di dalam kuburnya mendapatkan kebahagiaan dan kenikmatan karena amal baiknya selama masih hidup di dunia.

Bahkan, selama berada di alam kubur itu, ia ditemani oleh bidadari cantik yang setia mendampinginya.

Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Hakim, dari Yahya bin Ayyub Ra berkata bahwa pada masa Khalifah Umar bin Khattab Ra, ada seorang pemuda yang saleh dan sangat rajin beribadah. Bahkan, Khalifah sendiri pun sangat senang apabila melihat pemuda tersebut sedang melaksanakan shalat.

DIGODA WANITA

Setiap malamnya, setelah shalat Isya di Masjid, pemuda itu pergi mengunjungi ayahnya yang renta. Antara masjid dan rumah ayahnya, ada seorang wanita yang cantik dan selalu memperhatikan gerak-gerik pemuda saleh tersebut.

Wanita itu sangat terpesona dan rupanya mencintai pemuda itu. Maka, pada suatu malam, wanita itu menunggu pemuda saleh tersebut di jalan yang biasa dilaluinya. Seperti biasanya, selepas Isya, pemuda tersebut datang ke rumah ayahnya. Ketika di tengah jalan, pemuda itu berjumpa dengan wanita tadi.

"Mampirlah sebentar ke rumahku," kata wanita itu menggoda.

Kuatnya rayuan yang di lakukan oleh wanita cantik itu membuat si pemuda saleh itu rupanya tergoda dengan bujuk rayu tersebut. Kemudian ia melangkahkan kakinya menuju rumah wanita penggoda.

Akan tetapi, ketika si pemuda akan melangkahkan kakinya untuk melintasi pintu rumah, secara tiba-tiba pemuda tersebut mengucapkan salah satu ayat Alquran yang kurang lebih artinya, "Dan orang-orang yang bertakwa, ketika setan memasukkan perasaan was-was ke dalam hatinya, maka ia akan dapat membedakan mana yang haq dan mana yang batil."

Tak lama setelah membaca ayat tersebut, seketika itu juga, sang pemuda jatuh pingsan. Melihat hal itu, si wanita lalu memanggil budak wanitanya dan mencoba untuk membangunkan si pemuda. Karena pemuda itu tidak sadar-sadar, maka si wanita dan hamba sahayanya membawa pemuda itu ke rumah ayahnya.

Setelah sampai di depan rumah ayahnya tersebut, si wanita tadi mengetuk pintu rumah dengan kuat, lalu melarikan diri bersama budaknya. Ketika sang ayah membuka pintu, maka ia terkejut melihat anaknya yang tak sadarkan diri terbaring di depan pintu rumahnya. Lalu, pemuda itu dibawa masuk oleh anggota keluarganya yang lain.

DITEMANI BIDADARI

Beberapa hari kemudian si pemuda itu pun sadar. Ayahnya penasaran apa yang sebenarnya terjadi terhadap putranya itu. Lalu, sang ayah meminta anaknya untuk menceritakan peristiwa yang dialaminya.

Pemuda itu pun menceritakan semua yang terjadi pada dirinya. Namun, ketika ia membacakan kembali ayat yang tadi, tiba-tiba ia kembali pingsan tak sadarkan diri.

Melihat hal ini, sang ayah terkejut lagi dan berusaha membangunkan anaknya bersama anggota keluarga yang lain. Ternyata pemuda tersebut telah meninggal dunia.

Pada malam itu juga, mayat si pemuda dimandikan, dikafani, dan dikuburkan.

Keesokan harinya, berita kematian si pemuda tersebut telah sampai ke telinga Amirul Mukminin Umar bin Khattab Ra. Sang khalifah pun minta diantar ke kuburan si pemuda tersebut.

Sesampainya di kuburan, Umar Ra mendengar ahli kubur itu berucap, "Wahai Amirul Mukminin, ketahuilah bahwa sesungguhnya saat ini aku telah merasakan janji Allah SWT tersebut, yaitu mendapatkan dua surga."

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...