Datang Menyamar, Setan Ditampar

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Ada banyak cara setan mengganggu manusia. Salah satunya menyamar sebagai manusia kemudian mengajak berbuat maksiat. Akan tetapi, cara itu tak mampu untuk memaklukkan Syekh Abdul Qadir Al Jaelani. Penyamaran setan itu terungkap, malah setan pun kena tampar.


Setan ini dikenal sebagai makhluk laknatullah yang pantang menyerah dalam menjerumuskan manusia menuju kemaksiatan dan berpaling dari Allah SWT. Akan tetapi, tidak semua manusia bisa dibujuknya.

Buktinya adalah ketika setan mencoba membujuk ulama terkenal yang bernama Syekh Abdul Qadir Al Jaelani, siasat setan tak berhasil sama sekali. Malah setan tersebut ditampar oleh sang syekh.

MEMBAWA OBOR

Pada suatu hari Syekh Abdul Qadir didatangi setan yang menyamar sebagai manusia biasa. Sosok tubuhnya buruk menjijikan, pakaiannya compang-camping, dan badannya berbau busuk.

Setan berkata, "Saya datang jauh-jauh untuk menghadapimu dengan maksud menjadi pelayan Syekh. Semoga saya dapat diterima."

Syekh Abdul Qadir Al Jaelani tahu jika tamunya itu adalah setan yang menyamar. Ia kemudian mengacuhkannya. Namun, setan itu terus mendesak sehingga Syekh Abdul Qadir Al Jaelani menampar wajah setan tersebut. Setelah ditampar, seketika itu juga setan tersebut menghilang.

Namun, tak berapa lama kemudian setan muncul lagi sambil membawa obor yang menyala. Obor tersebut hendak digunakan untuk membakar sang Syekh. Begitu melihat kedatangan setan yang membawa obor yang menyala, Syekh Abdul Qadir lalu mengambil sebilah pedang yang tergantung di tembok. Ketika pedang itu hendak ditebaskan, setan itu langsung lari terbirit-birit.

Seolah tak jera, setan masih datang lagi tiada kapoknya. Kali ini setan datang dengan berpura-pura menangis. Tapi, karena yang digodanya adalah bukan orang yang sembarangan, setan kesulitan.

MEMINTA MAAF

Setan tersebut menangis sambil meminta ampun kepada sang syekh. Setan berjanji tidak akan menggoda syekh lagi. Akan tetapi, diam-diam setan membawa peralatan untuk menggoda manusia.

"Saya datang untuk meminta maaf darimu wahai Syekh," kata setan.

"Enyah engkau, berkali-kali kamu datang dan menggodaku dan aku tidak akan terperdaya dengan rayuanmu," bentak Syekh Abdul Qadir.

Dengan cekatan, sang syekh merampas peralatan yang dibawa setan. Akibat dari kegagalan usahanya, setan itu akhirnya kabur sambil berkata, "Dengan ilmumu dan rahmat Allah, engkau selamat dari tipuan dan rayuanku, padahal aku telah menggoda dan menyesatkan sebanyak 70 orang yang sedang menuntut ilmu ketauhidan."

Baca Juga Yang Lainnya: