Bayi-Bayi Selamat Dari Kecelakaan Maut

Advertisement

loading...
AkuIslam.ID - Kematian seseorang mutlak di tangan Allah SWT. Seperti yang terjadi dalam peristiwa kecelakaan maut bus masuk jurang di Luwu Timur, Sulawesi Selatan pada Maret tahun 2014 lalu. Seorang bayi berusia 9 bulan selamat, padahal setidaknya II orang lainnya meninggal dunia.

Ilustrasi

Ketenangan di Desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur, Kamis (6/3/2014) pagi tiba-tiba pecah dengan suara ledakan yang cukup keras. Suara itu berasal dari bus Az-Zahra yang melintas di Jalan Trans Sulawesi yang kemudian terguling ke jurang sedalam sekitar 20 meter. Begitu badan bus menumbuk dasar jurang langsung meledak dan terbakar.

Menurut warga setempat, Mukhtar, terdengar suara ledakan keras tiga kali. "Saya terbangun dari tidur karena mendengar suara ledakan yang cukup keras. Setelah saya dekati sumber suara ledakan itu, ternyata sebuah bus yang tengah terbakar dan sejumlah penumpangnya menjerit kesakitan berlumuran darah," jelas Muhtar.

Menurutnya, Jalan Trans Sulawesi itu memang rawan karena sempit dan berliku. Bus yang bertolak dari Camba, Maros, itu mengangkut 45 petani dan keluarganya. Mereka bermaksud ke Poso untuk menjadi buruh musiman tanam padi. Sebelas penumpang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

BAYI TERLEMPAR

Namun, di tengah evakuasi jenazah, terjasi keajaiban ilahi. Seorang bayi yang masih merah ditemukan selamat dari kebakaran. Namun sayang, sang ibu, bernama Masna, ikut meninggal dunia karena terpanggang dalam bus tersebut.

Sang bayi mungil ditemukan Agus, salah seorang penumpang yang selamat. Saat itu, Agus mendengar tangisan bayi tak jauh dari bus terbakar. "Ternyata ada bayi, langsung saya evakuasi," tutur Agus

Sementara sang ayah, Syarifuddin, menderita patah tulang di kakinya. Begitu bayi itu selamat, warga membawanya ke rumah Nurhadi Jamal, penduduk setempat. Istri Nurhadi sempat berusaha memberikan susu formula, tapi bayi itu tetap menolak dan terus menangis.

"Bayinya menangis terus karena membutuhkan ASI, tapi ibunya ikut meninggal dalam kecelakaan," katanya.

Peristiwa serupa juga terjadi di Tiongkok pada Maret tahun 2014 lalu. Seorang bayi selamat dalam kecelakaan maut yang menewaskan ibu dari bayi tersebut. Si bayi mengalami luka memar ringan.

Awalnya, ayah si bayi, Mau (42), sengaja membawa istrinya, Wang Zhau (40), ke rumah sakit menggunakan sepeda motor karena Zhau akan melahirkan. Sebab, butuh waktu lebih lama jika harus menunggu ambulans datang.

BUKTI KUASA ALLAH

Naas, di kota Xiamen Tiongkok Timur, pasangan ini tertabrak truk hingga jatuh dari sepeda motor. Saksi mata melaporkan Mao meninggal di tempat, sedangkan Zhou meninggal dunia setelah terbentur ban truk yang lepas. Dikatakan, sebelum meninggal dunia, Zhau sempat melahirkan bayi yang kemudian terlempar sejauh tiga meter.

Sebagai bentuk simpati, Xiamen Charity Federation telah menyumbangkan Rp. 9,1 Juta untuk biaya hidup bayi yang kini yatim piatu itu. Atas apa yang dialaminya, Xiao Zhao dijuluki bayi ajaib dan ia banyak menerima hadiah dari masyarakat.

"Kami yakin bayi ini bisa pulih seutuhnya karena ia hanya mengalami cedera ringan," ucap Juru bicara rumah sakit, Kuan Yin-Fan kala itu.

Selamatnya bayi-bayi dari kecelakaan maut tersebut merupakan salah satu bukti kekuasaan Allah SWT. Subhanallah


loading...