Akibat Suka Menampar Istri

Advertisement

loading...
AkuIslam.ID - Peristiwa ini terjadi pada tahun 2015 lalu, Sejak rumah tanggaku dikaruniai seorang anak (1 Tahun), Sikap suamiku berubah. Dulu dia seorang yang sabar dan tak pernah marah, tapi sekarang dia mudah tersinggung dan marah kalau ada kata-kata atau sikapku yang sedikit saja tidak berkenan di hatinya.

Ilustrasi

Pada suatu hari, anakku rewel dan menangis tanpa aku tahu sebabnya. Aku berusaha menghentikannya, tapi dia tetap saja menangis.

Hal itu langsung membuat suamiku marah dan tak lama kemudian kami sudah terlibat dalam sebuah pertengkaran. Entah setan apa yang merasuki jiwa suamiku, tiba-tiba tanpa aku duga dia menampar dan menendangku.

Aku tidak bisa berbuat apa-apa kecuali hanya menangis serta menahan rasa sakit di bibirku yang berdarah. Dua hari setelah kejadian itu, sepulang kerja, suamiku bilang kalau tangan kanannya sakit karena terkilir. Biasanya hanya dengan digosok balsem saja, rasa sakitnya sudah hilang.

Namun kali ini, sampai keesokan harinya sakitnya semakin parah. Hal ini terjadi sampai beberapa hari, sampai-sampai makan pun harus pakai tangan kiri. Mendengar suamiku selalu merintih kesakitan, tiba-tiba aku tersadar apakah semua ini jawaban atas apa yang pernah terbesir dalam hatiku.

Ketika aku menangis sewaktu di tamparnya dulu, terbesit dalam hatiku bahwa Allah SWT pasti akan membalas perbuatan seseorang yang menzalimi anak yatim piatu (maksudnya adalah karena kedua orangtuaku sudah meninggal).

Tapi, sungguh aku tak bermaksud meminta supaya Allah SWT membalas perbuatan suamiku terhadapku. Segera kuambil air wudhu dan berdoa supaya Allah SWT mengampuni segala kesalahan suamiku dan menyembuhkan sakitnya. Alhamdulillah doaku dikabulkan, akhirnya suamiku sembuh.

Sejak kejadian itu, meski suamiku tidak meminta maaf padaku (namun aku sudah memaafkannya), aku yakin dia menyadari kesalahannya. Sikapnya kembali berubah seperti dulu lagi.

Semoga kisahku ini bisa menjadi pelajaran bagi semua, bahwa kita harus tetap bersabar dalam menghadapi segala ujian dari Allah SWT.

Bukankah Allah SWT telah menandaskan dalam firman-Nya bahwa Dia akan selalu bersama orang-orang yang bersabar. "Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar."

Dan untuk para suami harap mengingat selalu anjuran Nabi yang disebutkan dalam sebuah hadits,"Bahwa sebaik-baik laki-laki adalah yang bersikap lemah lembut terhadap istrinya."


loading...