Tuntunan Ibadah Bulan Syakban

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.Id - Bulan Syakban akan segera tiba, tak lama lagi Ramadan pun akan menyapa. Di bulan Syakban banyak sekali keutamaan ibadah. Untuk itu, di bulan tersebut kita seyogyanya meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah, doa, dan dzikir.

Ilustrasi ( Foto @Source )

Di antara 12 bulan yang dimuliakan Allah selain bulan Ramadan adalah bulan Syakban. Pada bulan ini terdapat banyak keutamaan yang dijanjikan kepada orang yang melakukan ibadah kepada Allah SWT seperti dengan mengerjakan puasa sunah.

Di bulan ini dijanjikan banyak berkah dan keutamaan. Para ulama sufi menganjurkan memperbanyak ibadah seperti berpuasa, membaca shalawat, dan berzikir kepada Allah. Sebab bulan ini adalah bulan penutupan buku yang akan diangkat ke langit.

Dalam sebuah hadis disebutkan, dari Usamah bin Zaid Ra berkata, "Ya Rasulullah, saya tidak pernah melihatmu berpuasa dalam suatu bulan dari bulan-bulan yang ada seperti puasamu di bulan Syakban. Maka beliau bersabda, 'Itulah bulan yang manusia lalai darinya antara Rajab dan Ramadan. Dan merupakan bulan yang di dalamnya diangkat amalan-amalan kepada Rabbul 'alamin. Dan saya menyukai amal saya diangkat, sedangkan saya dalam keadaan berpuasa'," (HR Nasa'i).

PUASA SUNAH

Di antara ibadah yang bisa dilakukan pada bulan Syakban selain ibadah shalat sunah adalah mengerjakan puasa sunah. Rasulullah sendiri mengajarkan kepada kita bahwa beliau paling banyak melakukan puasa sunah di bulan Syakban. Dalam sebuah riwayat disebutkan, Rasulullah paling banyak berpuasa pada bulan Syakban setelah puasa Ramadan. Sebagaimana yang diriwayatkan Aisyah Ra berkata, "Dan saya tidak pernah melihat Nabi Saw berpuasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadan, saya juga tidak melihat beliau berpuasa yang lebih sering ketika di bulan Syakban," (HR Al Bukhari dan Muslim).

Salah satu keutamaan puasa sunah di bulan Syakban adalah dengan diampuninya doa seseorang. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dari Abu Musa Al Asy'ari Ra, Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya Allah melihat pada malam pertengahan Syakban. Maka Dia mengampuni semua makhluknya, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan," (HR Ibnu Majah dan At Thabrani).

BANYAK BERDOA

Waktu yang sangat istimewa di bulan Syakban ini terjadi pada malam Nisfu Syakban, yakni malam ke-15. Malam ini juga dikenal dengan malam Lailatul Mubarokah (malam penuh berkah), Lailatul Qismah (malam pembagian rezeki), Lailatul Takfir (malam peleburan dosa), dan Lailatul Ijabah (malam dikabulkan doa).

Dengan banyaknya keistimewaan tersebut, hendaknya hal itu tidak disia-siakan oleh kita semua untuk memperbanyak doa, beristigfar, dan berzikir kepada Allah SWT, agar kita benar-benar merasakan adanya keistimewaan yang terdapat di bulan Syakban tersebut.

Untuk itu, memasuki bulan Syakban ini, hendaknya kita mempersiapkan diri untuk menyambutnya dengan penuh kebahagiaan serta bersyukur kepada Allah.

EVALUASI DIRI

Karena di bulan Syakban terdapat penutupan buku amal, hendaknya memasuki bulan yang penuh berkah ini seseorang juga menjadikannya sebagai waktu untuk evaluasi diri sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Karena itu, ketika kita melangsungkan doa dan berzikir kepada Allah, hendaknya hal itu dilakukan dengan sungguh-sungguh agar apa yang kita inginkan benar-benar terkabulkan.

Sebab doa yang diterima oleh Allah adalah doa yang sungguh-sungguh, dengan berjanji akan memperbaiki diri, khusyuk, menyegerakan diri dalam berbuat baik dan lain-lain, sebagaimana doa yang dilakukan oleh para Nabi. Allah berfirman, "Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada kami," (QS Al Anbiya : 90).

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...