Menghadapi Suami Pencemburu

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.Id - Saya bercerai dengan suami pertama, sekitar 5 tahun yang lalu, kemudian saya menikah lagi. Mantan suami saya masih suka datang untuk menjenguk anak-anak kami.

Ilustrasi ( Foto @Source )

Namun, hal ini membuat suami saya yang sekarang cemburu dan marah-marah, sehingga anak-anak menjadi kurang menyukai ayah tirinya.

Bagaimana saya harus menyikapinya? Terkadang suami saya meminta saya untuk mengusir pergi mantan suami, padahal saya tidak tega melakukannya, apalagi di hadapan anak-anak. bagaimana sebaiknya?

Diatas adalah curhatan dan pertanyaan sahabat AkuIslam dari Jakarta

Anda harus bersyukur suami Anda merasa cemburu. Itu artinya dia mencintai Anda. Nah, agar rasa cemburu itu membabi buta, yang pertama harus dilakukan adalah menjaga sikap Anda di depan mantan suami.

Anda boleh mengizinkan mantan suami bertemu dengan anak-anak dan cucu, tapi hanya sebatas itu. Jangan bersikap terlalu akrab atau bahkan mesra kepadanya yang akan membakar rasa cemburu di hati suami Anda yang sekarang.

Kalau perlu, ketika mantan suami datang, sapa sekedarnya saja lalu ditinggalkan. Biarkan dia mengobrol dan melepas kangen anak-anak. Saya yakin suami Anda yang sekarang akan mengerti bahwa Anda tidak berniat meladeni mantan suami.

Yakinlah selalu bahwa yang ada di hati Anda hanyalah dirinya. Insya Allah dia tidak akan marah-marah lagi.

Sebaiknya, buatlah pertemuan di luar rumah bersama anak-anak Anda, di mana suami Anda tidak ada di situ. Bisa di restoran, di masjid yang jauh dari rumah, di rumah saudara, atau di tempat lainnya. Pasti bisa diatur. Demi keamanan dalam rumah tangga, Anda harus mau sedikit berusaha untuk mengatur semuanya dengan terencana.

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...