Mengenai Perkawinan Cinta Buta

shares |

Advertisement
Advertisement
AkuIslam - Saya pernah membaca buku yang mengupas mengenai masalah perkawinan. Apakah yang dimaksud dengan perkawinan cinta buta? Mohon untuk mendapatkan penjelasannya mengenai hal ini.

Ilustrasi ( Foto @Source )

Diatas adalah pertanyaan dari sahabat Aku Islam dari Semarang.

Saya tidak mengetahui istilah perkawinan cinta buta. Saya menafsirkan cinta buta adalah cinta yangd ipermainkan (main-main). Ada pepatah, 'Cinta itu buta', Artinya, ketika orang sudah tertular penyakit cinta, maka orang yang dicintainya akan dilihat secara total semua bagus.

Walaupun orang lain mencela pasangannya, dia tidak peduli. Al-Qur'an menghendaki cinta dapat menjadi perekat yang memperkuat suatu perkawinan. Bila kita merujuk pada surat ar-Rum ayat 21, maka pernikahan dikembangkan oleh cinta dan kasih sayang yang sungguh-sungguh.

Cinta yang sesungguhnya ialah cinta lillahi ta'ala. Maksudnya kita tidak main-main dengan cinta. Cinta yang sesungguhnya mampu menjadikan kedua orang (istri dan suami) bersatu sepanjang abad sampai liang lahat. Sehingga, orang yang mempunyai cinta murni tidak mengenal adanya talak (perceraian).

Rasulullah SAW. memberikan petunjuk, 'Halal yang dibenci oleh Allah SWT adalah talak.' Oleh karena itu, Allah SWT tidak menyenangi suami atau istri yang mencoba-coba dalam pernikahan.

Related Posts