Kisah Sahabat Rasul Dapat Jaminan Surga

Friday, February 2, 2018
Advertisement
AkuIslam.Id - Ummu Sulaim adalah salah satu sahabat yang dicintai Rasulullah. Bahkan wanita hebat ini telah dijamin surga oleh Rasulullah. Apa kelebihannya? Berikut kisahnya.

Ilustrasi ( Foto @Source )

Di antara kejadian yang mengesankan pada diri wanita hebat dan juga suaminya yang mukmin adalah bahwa Allah menurunkan ayat tentang mereka berdua di mana umat manusia dapat beribadah dengan membacanya. Abu Hurirah berkata, "Telah datang seorang laki-laki kepada Rasulullah dan berkata, 'Sesungguhnya aku dalam keadaan lapar.' Maka Rasulullah menanyakan kepada salah satu isterinya tentang makanan yang ada di rumahnya, namun beliau menjawab, 'Demi Zat yang mengutusmu dengan haq, aku tidak memiliki apa-apa kecuali hanya air,' kemudian beliau bertanya kepada isteri yang lain, namun jawabannya tidak berbeda.

Seluruhnya menjawab dengan jawaban yang sama. Kemudian Rasulullah bersabda, 'Siapakah yang akan menjamu tamu ini, semoga Allah merahmatinya.' Maka berdirilah salah seorang Anshar yang namanya Abu Thalhah seraya berkata, 'Saya wahai Rasulullah.'"

MEMULIAKAN TAMU

Maka kemudian Abu Thalhah pergi bersama tamu tadi menuju rumahnya kemudian sahabat Anshar tersebut bertanya kepada isterinya (Ummu Sulaim), "Apakah kamu memiliki makanan?"

Istrinya menjawab, "Tidak punya melainkan makanan untuk anak-anak."

Abu Thalhah berkata, "Berikanlah minuman kepada mereka dan tidurkanlah mereka. Nanti apabila tamu saya masuk maka akan saya perlihatkan bahwa saya ikut makan, apabila makanan sudah berada di tangan maka berdirilah."

Mereka duduk-duduk dan tamu makan hidangan tersebut sementara kedua suami-istri tersebut bermalam dalam keadaan tidak makan. Keesokan harinya keduanya datang kepada Rasulullah lalu Rasulullah bersabda, "Sungguh Allah takjub terhadap apa yang kalian berdua lakukan terhadap tamu kalian."

Di akhir hadits disebutkan, "Maka turunlah ayat (artinya), "Dan mereka mengutamakan (orang-orang muhajirin) atas diri mereka sendiri. Sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu)." (QS Al-Hasyr:9).

Abu Thalhah tidak kuasa menahan rasa gembiranya, maka beliau bersegera memberikan khabar gembira tersebut kepada istrinya sehingga sejuklah pandangan matanya karena Allah menurunkan ayat tentang mereka dalam Alquran yang senantiasa dibaca.

JAMINAN SURGA

Ummu Sulaim tidak hanya cukup menunaikan tugasnya untuk mendakwahkan Islam dengan penjelasan saja, bahkan beliau antusias untuk turut andil dalam berjihad bersama pahlawan kaum muslimin. Tatkala perang Hunain tampak sekali sikap kepahlawanannya dalam memompa semangat pada dada mujahidin dan mengobati mereka yang luka. Bahkan beliau juga mempersiapkan diri untuk melawan dan menghadapi musuh yang menyerangnya.

Diriwayatkan oleh Muslim di dalam shahihnya dan Ibnu Sa'ad di dalam Thabaqat dengan sanad yang shahih bahwa Ummu Sulaim membawa badik (pisau) pada perang Hunain kemudian Abu Thalhah berkata, "Wahai Rasulullah ! Ini Ummu Sulaim berkata, "Wahai Rasulullah apabila ada orang musyrik yang mendekatiku maka akan robek perutnya dengan badik ini." Anas berkata, "Rasulullah berperang bersama Ummu Sulaim dan para wanita dari kalangan Anshar, apabila berperang, para wanita tersebut memberikan minum kepada mujahidin dan mengobati yang luka."

Begitulah Ummu Sulaim memiliki kedudukan yang tinggi di sisi Rasulullah, beliau tidak pernah masuk rumah selain rumah Ummu Sulaim bahkan Rasulullah telah memberi kabar gembira bahwa beliau termasuk ahli surga. Beliau bersabda, "Aku masuk ke surga, tiba-tiba mendengar sebuah suara, maka aku bertanya, 'Siapa itu?"

Mereka berkata, "Dia adalah Rumaisha bintin Malhan ibu dari Anas bin Malik".

Begitulah Ummu Sulaim, ia berhak mendapatkan surga. Seorang istri salihah yang suka menasehati, seorang da'iyah yang bijaksana, seorang pendidik yang sadar sehingga memasukkan anaknya ke dalam madrasah nubuwwah tatkala berumur sepuluh tahun yang pada gilirannya beliau menjadi seorang ulama di antara ulama Islam.