"Keringat" Ini Membuat Allah Menegurku

shares |

Advertisement
Advertisement
AkuIslam.Id - Peristiwa ini kualami sewaktu aku duduk di bangku SMP. Seperti kebanyakan remaja lain yang menginjak ABG (Anak baru Gede), Aku selalu ingin tampil cantik dan sedang suka-sukanya dengan lawan jenis. Namun terdapat suatu hal yang membuatku terganggu, yakni aku mudah sekali berkeringat. Wajah, kedua telapak tangan dan kakiku mudah keluar keringat.

Ilustrasi ( Foto @Source )

Lantaran itu, lima menit sehabis pakai bedak, aku langsung berkeringat. Dan olesan bedakku pun hilang. Keringatnya pun banyak. Hingga suatu hari di depan cermin saat berbedak, aku menggerutu kesal, "Kenapa sih aku berkeringat terus, sebal!!!"

Kemudian aku naik angkutan umum menuju sekolah. Dalam bis yang penuh itu, aku berdesak-desakan dan tak ada kaca jendela yang terbuka, aku tidak mengeluarkan keringat sedikitpun. Aneh! Satu butir keringat pun tak ada yang keluar.

Biasanya sudah "Banjir". Sesampainya di sekolah hingga kembali lagi ke rumah, aku TIDAK berkeringat. Bukannya aku senang, sebaliknya aku merasa seperti tidak enak badan. Suhu tubuhku rada panas. Aku merasakan benar-benar tidak enak badan.

Entah bagaimana dan milik siapa, aku dipertemukan dengan sebuah majalah kesehatan yang tergeletak di rumah. Disebutkan bahwa keringat merupakan salah satu penetralisir suhu tubuh, di samping air seni. Melalui kedua hal itu, terjadi pembuangan zat-zat yang tidak diperlukan tubuh.

Walhasil jika salah satunya tidak lancar, berarti ada yang tidak normal dengan tubuh, termasuk suhu tubuh. Kondisi ini berpotensi menjadikan orang tersebut tidak sehat atau sakit.

Lantas aku termenung dan menyadari kekeliruanku. Aku jadi teringat bagaimana orang yang tidak bisa membuang air seninya dan harus di operasi. "Astagfirullah, aku telah kufur nikmat atas apa yang diberikan Allah SWT.!" 

Aku segera memohon ampun kepada Sang Maha Pencipta. Aku berjanji untuk tidak menggerutu lagi karena sesungguhnya apa yang Allah berikan adalah kenikmatan yang telah diatur-Nya. Dan esoknya, aku berkeringat lagi. Alhamdulillah.

Related Posts