Kedisiplinan Imam Ibnu Jarir At-Thabari

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
Di kalangan ahli tafsir, nama Imam Ibn Jarir At-Thabari (lahir tahun 224 H dan wafat tahun 310 H) tidaklah asing lagi.

Bahkan selain seorang ahli tafsir, ia juga dikenal sebagai ahli hadits, sejarah, seorang imam dan mujtahid.

Imam Ibn Jarir At-Thabari

Ia menulis sejak berusia empat belas tahun. Kedisiplinannya dalam memanfaatkan waktu belajar, mengajar, menulis dan mengarang layak menjadi teladang tersendiri. 

Konon, sebagaimana disebut dalam riwayat Abu Muhammad bin Ahmad Ja'far al-Farghani, salah seorang murid Ibnu Jarir, beliau menulis sebanyak empat belas halaman setiap harinya. 

Bahkan Al-Haddih al-Khatib al-Baghdad dalam buku Tarikh al-Baghdad menyebut lebih banyak lagi. Ibnu Jarir menulis empat puluh halaman setiap harinya.

Sebuah sumber menyebutkan, karangan beliau mencapai tiga ratus lima puluh delapan ribu halaman. Buku Tarikh-nya yang berjumlah sebelas jilid mencapai lebih dari tiga ribu halaman.

Di tambah dengan buku Tafsir-nya yang berjumlah tiga puluh jilid mencapai kurang lebih sekitar tujuh ribu sampai delapan ribu halaman. Total halaman karya beliau seluruhnya, dihitung dari jumlah hari dalam tujuh puluh dua tahun (dari usia beliau sejak 14 tahun) dikalikan 14 (jumlah tulisan beliau setiap harinya) berjumlah tiga ratus lima puluh delapan ribu halaman.

"Karangan orang alim adalah keturunannya yang abadi," kata Imam Ibnu Jauzi

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...