Di Jewer Allah Karena Kasar Kepada Anak

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.Id - Kejadian yang akan saya ceritakan ini adalah kejadian yang terjadi pada tahun 2003 yang lalu dan itu mutlak benar-benar karena kebodohan, kesalahan dan ketidaksabaran seorang ibu seperti saya.

Seorang Ibu Menendang Anaknya Hanya Karena Menangis ( Foto @Source )

Hal ini lantaran perkawinan yang tidak didasari rasa cinta sampai kurang sabar dalam merawat anak-anak. Terutama anak pertamaku yang seorang laki-laki bernama Putra.

Bila aku baru dibuat jengkel oleh suami, anak-anakkulah yang menjadi sasaran kemarahanku. "Putra" anak pertamaku yang berumur 9 tahun sering aku pukul, cubit dan pernah pula aku menendangnya. Astagfirullah al-adzim! Bila dia sedang berantem dengan adiknya, aku pasti memarahinya dan membela adiknya karena lebih kecil.

Pernah aku menangis menyesali perbuatan yang kulakukan pada anakku. Di saat pengajian, seorang ustadz menerangkan bahwa pukulan tangan ibu itu panas seperti api Neraka. Di masjid tempat mengaji itu aku berjanji untuk tidak mengulangi berbuat kasar pada anakku.

Tapi janji tinggal janji. Pada sore harinya, tepatnya ketika sedang melihat acara di TV, si Putra menjahili adiknya. Karena diperingatkan tidak mau, amarahku timbul lagi dan kutendang anakku sambil duduk. Tiba-tiba saja, kakiku seperti ada yang menjewer (keseleo). Sehingga jari-jari kakiku terasa sakit sampai berhari-hari. Pada saat itulah aku baru ingat bahwa aku khilaf lagi. Mendazalimi anakku lagi.

Tidak hanya itu, selang beberapa hari tanganku ini mau memukulnya dan tiba-tiba jariku pun kram. Tidak dapat digerakkan dan terus sakit seperti yang kurasa pada kakiku. Astagfirullah al-adzim! Maafkan aku ya Allah! Anak yang Kau titipkan padaku telah kuzalimi padahal aku tahu itu bukan hakku.

Aku tidak menyangka kalau setiap perbuatan kasarku ternyata mendapatkan balasan dari Allah SWT. Tanganku yang suka mukul dan kakiku yang suka menendang anakku sendiri karena nafsu amarah tak tertahan, akhirnya di balas Allah SWT.

Aku bersyukur kepada Allah SWT, karena Dia memberi peringatan ini selagi aku masih hidup, selagi aku masih bisa menyadari bahwa perbuatan jelekku itu sangat tidak disukai Allah dan Rasulullah SAW.

Aku berharap, semoga peristiwa yang kualami ini tidak kuulangi lagi. Kalau tidak, aku tidaktahu hukuman apa lagi yang Allah SWT akan timpakan kepada diriku.

Melalui peristiwa ini, aku menghimbau kepada seluruh Ibu (orang tua) agar selalu menyangi putra-putrinya. Karena mereka adalah titipan Allah yang harus kita jaga semampu kita. Bukankah anak adalah amanah Allah?

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...