Cara Waktu Bersuci Kala Keluar Darah Sebulan

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.ID - Darah haid biasanya keluar antara 6-7 hari. Namun bagaimana jika darah keluar hingga sebulan penuh? Bagaimana cara menentukan haid atau istihadahnya, serta kapan waktu bersuci? Agar lebih jelas, ikuti penjelasannya berikut ini.

Ilustrasi ( Foto @Source )

Nike (30) seorang lajang yang tinggal di daerah Jawa Tengah. Saat ini dirinya sedang menjalani proses recovery dari sakit yang telah dideritanya tiga bulan. Namun, di tengah pemulihan ini, dia mengalami haid yang berbeda dari bulan-bulan sebelumnya.

Haid sebelumnya berupa darah dengan volume yang bisa dibilang sedikit. Biasanya berupa bercak darah atau keluar darai hanya dua atau tiga hari saja.

Namun pada saat pemulihan ini, dia mengeluarkan darah selama 31 hari secara terus menerus. Karena terbiasa harus peduli dengan kondisi kesehatannya, maka diapun selalu mencatat setiap ada perubahan yang ada di dalam dirinya, tak terkecuali saat mengeluarkan darah sekalipun.

SEBULAN KELUAR DARAH

Dalam catatannya, pada tanggal 1 November dia mulai mengeluarkan darah. pada tujuh hati pertama (1-8) darah yang keluar berwarna hitam pekat, dengan volume darah yang tidak terlalu banyak. Kemudian darah yang keluar berwarna merah cerah selama 22 hari yaitu tanggal 9 November sampai 1 Desember.

Pertanyaannya; pertama, darah apakah yang dikeluarkan tersebut? Apakah setelah darah berhenti harus ditutup dengan mandi suci?

Keluarnya darah haid selalu dipengaruhi oleh sistem hormonal pada tubuh. Sehingga sangat memungkinkan ketika hormon tidak stabil keluarnya darah pun tidak seperti biasanya. Namun jangan khawatir, Islam telah mengatur semua itu. Para ahli fikih telah menjelaskannya dengan gamblang akan hal ini.

Begitu juga darah yang dikeluarkan oleh Nike selama 31 hari. Untungnya dia tergolong muslimah teliti, sehingga lebih mudah untuk mengetahui dan mengklasifikasikan, darah apa yang keluar.

Dalam buku fikih yang membahas khusus tentang darah haid, nifas dan istihadah menjelaskan bahwa kasus yang sedang terjadi pada Nike tergolong mustahadah (orang yang istihadah) karena ia mengeluarkan darah lebih dari 15 hari, bahkan mencapai 31 hari.

Nike dapat membedakan warna dan jenis darah, sehingga memudahkan untuk mengetahui darah apa yang keluar.

SETELAH DARAH KUAT

Ada dua jenis darah dalam haid, nifas dan istihadah. Pertama darah kuat, yaitu darah yang keluar dengan sifat lebih dominan, seperti warna hitam, atau merah tua. Keluar lebih kental atau bau.

Kedua, darah lemah (dhaif) yang memiliki sifat lebih ringan dibanding darah kuat. Seperti warnanya yang lebih terang, keluarnya darah lebih cair serta tidak atau kurang berbau.

Jika darah dapat dibedakan antara yang kuat dan yang dhaif, maka cukup menghitung berapakah darah kuat yang keluar. Jika tidak lebih dari 15 hari, maka darah kuatlah yang dihukumi haid, sementara darah lemah yang dihukumi istihadah.

Oleh karena itu, pada darah yang keluar pada tanggal 1-8 merupakan darah kuat, sehingga dihukumi haid. Sementara darah tanggal 9 November - 1 Desember merupakan darah lemah, maka di hukumi istihadah.

Waktu kapan yang paling tepat untuk mandi? Yaitu ketika darah kuat telah berakhir, yaitu tanggal 8 November. Namun karena tidak mengetahui, maka saat mandi adalah ketika darah telah berhenti.

Setelah itu mengqada salat selama darah haid keluar. Saat darah kuat keluar tidak ada yang perlu diqadha, kecuali puasa wajib (Ramadan). Semoga penjelasan ini bisa membantu.

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...