Tuntunan Bepergian Bagi Muslimah

shares |

Advertisement
Advertisement
AkuIslam.Id - Di zaman modern ini, wanita dan pria memiliki kesempatan yang sama untuk aktualisasi diri. Sehingga tidak heran, banyak wanita yang bepergian sendirian. Tapi, ada hal-hal yang perlu diperhatikan. Berikut tuntunannya.

Ilustrasi ( Foto @Source )

Bagi yang setiap hari bepergian keluar rumah, jangan lupa diperhatikan rambu-rambunya agar perjalanan jadi berkah dan bermanfaat. Berikut tuntunannya.

IZIN SUAMI

Bagi Anda yang sudah berkeluarga, tentu saja harus minta izin kepada suami. Sebab salah satu hal perlu diperhatikan setiap muslimah yang keluar rumah, termasuk untuk bekerja hendaknya mendapat izin dari suaminya. 

Diriwayatkan oleh Muadz bin Jabal ra, Rasulullah Saw bersabda: "Tidak halal seorang istri mengizinkan (orang lain) memasuki rumahnya, sedang suaminya membenci itu. Dan ia tidak boleh keluar rumah sedang suami tidak menyukainya." (HR. Bukhari, Imam Thabari).

Salah satu poin dari hadis ini adalah jika Anda (Muslimah) bepergian, hendaknya mendapat izin suaminya.

BERWUDHU

Ketika Anda akan keluar rumah, luangkan waktu untuk berwudhu lebih dahulu. Sebab dengan wudu, hati lebih teduh dan berseri. Dari Abu Hurairah, bahwasannya Rasulullah Saw bersabda: "Apabila seorang muslim atau mukmin berwudu kemudian mencuci wajahnya, maka akan keluar dari wajahnya tersebut setiap dosa pandangan yang dilakukan kedua matanya bersama air wudu atau bersama akhir tetesan air wudu. Apa bila ia mencuci kedua tangannya, maka akan keluar setiap dosa yang dilakukan kedua tangannya tersebut bersama air wudu atau bersama akhir tetesan air wudu. Apabila ia mencuci kedua kaki, maka akan keluar setiap dosa yang disebabkan langkah kedua kakinya bersama air wudu atau bersama tetesan akhir air wudu, hingga ia selesai dari wudunya dalam keadaan suci dan bersih dari dosa-dosa." (HR Muslim).

Jika ada waktu, luangkan waktu untuk salat duha lebih dahulu, setidaknya dua rakaat, syukur-syukur bisa empat rakaat. Sebab para ulama memberi nasehat, jika ingin perjalanan kita lancar dan urusan lancar, salah satunya dengan salat duha sebelum berangkat  di pagi hari. Jika memang tidak cukup waktu karena harus berangkat pagi-pagi betul, jika punya wudu, bisa langsung salat Duha setibanya di kantor.

AWALI DOA

Sebelum berangkat bepergian, disunahkan untuk berdoa saat keluar rumah; "Bismilaahi tawakkaltu 'alallahi wa laa hawla wa laa quwaata illa billaahi," Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, aku menyerahkan diriku pada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan selain dengan Allah saja."

NAIK KENDARAAN

Saat bepergian, tentunya membutuhkan alat transportasi untuk memperlancar serta mempercepat perjalanan. Ketika Anda berada di kendaraan, jangan lupa berdoa lagi. Salah satu doa yang diajarkan Nabi; Bismillahi, Allahu Akbar - Allahu Akbar - Allahu Akbar, Subhanalladzi Sakhkhoro Lana Hadza Wamakunna Lahu Muqirin Wa Inna Ila Rabbina Lamunqolibun.

Artinya: "Dengan nama Allah, Allah Mahabesar 3x, maha suci Tuhan yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, sedang sebelumnya kami tidak mampu, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami (di Hari Kiamat)."

Jika memang terlalu panjang, ada juga doa lain: "Bismillaahi majreha wamursaahaa inna rabbii laghafuururrahiim." Artinya: "Dengan Asma Allah, berhenti dan berjalannya kendaraan ini, sesungguhnya Rabbku Maha Pengampun dan Penyayang."

AKHIRI DENGAN DOA

Nah, begitu juga ketika Anda sudah sampai di tempat tujuan, hendaknya juga berdoa, sebagai berikut : "Allahumma inni as aluka khairaha wakhaira ahliha wakhaira ma fiha wa auzubika min syarriha wasyarri ahliha wasyarrima fiha."

Artinya : "Ya Allah, saya mohon padaMu kebaikan negeri ini dan kebaikan penduduknya serta kebaikan yang ada di dalamnya. Saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan negeri ini dan kejahatan penduduknya serta kejahatan yang ada di dalamnya."

Mudah-mudahan dengan tuntunan tersebut perjalanan kita mendapat rahmat dan pekerjaan kita juga lancar dan berkah.

Related Posts