Semakin Hari Banyak Wanita Inggris Menjadi Muslim? Mengapa?

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.Id - Lebih dari 500.000 wanita Inggris berkulit putih yang usianya rata-rata 27 tahun memilih untuk menjadi Muslim, angka tersebut dua kali lipat dalam 10 tahun dengan rata-rata usia 27 tahun karena mereka muak dengan konsumerisme dan imoralitas.

Populasi Muslimah Di Inggris Terus Meningkat ( Foto @Source )

Koran terkemuka Inggris y dalam laporannya minggu yang ditulis oleh Jack Doyle menyebutkan jika terjadi gelombang pada wanita kulit putih muda mengadopsi agama Islam, tahun lalu tercatat ada sebanyak 5.200 orang di Inggris memilih Islam, Bahkan pada tahun 2010 adik mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair juga masuk Islam.

Seperti disadur dari berita antara, pada tahun 2010 lalu Lauren Booth, saudara ipar mantan Perdana Menteri Tony Blair, menarik perhatian luas kala dirinya mengumumkan jika ia sudah masuk Islam. Pengamat masalah Islam di Inggris, Hakimul Ikhwan, S.Sos., MA kepada koresponden Antara London, menyebutkan fenomena bertambahnya jumlah Muslim di Inggris, terutama White British ke Islam tidak bisa dilepaskan dari tingginya intensitas dan masifnya publikasi mengenai Islam.

MENGHINDARI KONSUMERISME

Menurut dosen di Universitas Gajah Mada yang sedang mengambil Phd di Essex University, mengatakan jumlah masyarakat Muslim sejak beberapa dekade terakhir dan semakin meningkat signifikan dalam satu dekade terakhir.

Hakimul Ikhwan mengatakan menarik untuk melihat alasan sebagian wanita yang convert adalah karena Islam 'membebaskan' mereka dari konsumerisme dan immoralitas dengan penggunaan burqah, jilbab, kerudung dan busana muslimah sejenisnya.

Lagi-lagi berbasis spirit demokrasi dan individualitas, wanita berbusana muslimah banyak ditemui di berbagai kota di Inggris. Para immigran bisa dengan bebas berbusana muslimah. KOndisi ini menyajikan "Cermin" bagi wanita Inggris menjawab problem konsumerisme dan kebiasaan pesta di kalangan muda Inggris, ujar Sarjana sosiologi UGM Yogkayarta.

Hakimul mengungkapkan muncul pertanyaan, mengapa Islam yang cenderung tampil dengan wajah negatif (radikal destruktif) justru diminati atau menarik "White British untuk Convert ke Islam" Fenomena ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Menurut Hakimul Ikhwan, pertama, prinsip-prinsip Barat yang menekankan pada kreativitas dan kebebasan berfikir individu memungkinkan individu-individu di Inggris untuk mempelajari (mengkaji) lebih dalam mengenai Islam.

Informasi yang sangat luas mengenai Islam bisa didapat melalui internet, selain itu, diskursus mengenai Islam dan masyarakat Muslim menjadi topik kajian dan penelitian yang semakin diminati di perguruan tinggi.

Related Posts

loading...