Rahasia Berserah Diri Kepada Allah, Agar Kita Menjadi Tenang

shares |

Advertisement
Advertisement
AkuIslam.Id - Begitu sering kita mendengar perkataan yang menyejukkan dari seseorang kala dalam keadaan terpuruk, lantaran musibah atau sedang dalam ujian sekolah atau juga dalam ujian kehidupan itu sendiri, dengan istilah "bertawakal lah kepada Allah atas segala macam yang terjadi...".

Ilustrasi ( Foto @Source )

Sepertinya kata-kata itu menjadi sebuah kata yang begitu mudah untuk diucapkan, akan tetapi tidak sedikit untuk yang sedang mengalami hal yang tidak menyenangkan, musibah atau juga kejadian yang menakutkan dalam hidup, untuk menerima sesuatu yang hal menimpa dan kemudian memasrahkan diri kepada Allah bisa menjadi sebuah perkara yang tidak mudah untuk dilakukan.

Yang terjadi kebanyakan adalah banyak manusia yang kemudian berkeluh kesah, merawa menyesal, atau menyalahkan keadaan. depresi bahkan ada yang sampai marah kepada Tuhan.

Sebenarnya bertawakal atau berserah diri kepada Allah itu bukan sebuah hal yang sulit jika benar-benar dilakukan. Manusia yang terus belajar dan mengasah diri ketika mendapat segala macam masalah langsung dipasrahkan kepada Sang Pemilik Kehidupan, tingkat kepasrahan dengan yang maha mempunyai Kehidupan mengalir seperti sungai.

Ini berarti apa? Tawakal itu dibentuk oleh seseorang itu sendiri, jika ia sudah mulai mau belajar beribadah dengan lebih baik kepada Allah, belajar untuk selalu sabar dan belajar untuk ikhlas dalam setiap menjalani kehidupan.

BERLAPANG DADA DAN TIDAK PERNAH DENGKI MENJADI CARA UNTUK MENDAFTAR SURGA

Selalu berbaik sangka kepada Allah merupakan hal yang paling mendasar untuk seorang muslim. Jika dalam setiap kejadian atau masalah selalu berbaik sangka kepada Sang Pencipta, maka dalam setiap kehidupan tentu akan mendapatkan ketenangan.

Dengan berserah diri kepada Allah, memiliki filosofi jika manusia itu merupakan sebuah perwakilan, seperti halnya kata "Tawakal" diambil dari kata wakala yang mempunyai arti wakil dan mewakilkan apa saja yang terjadi dan percaya jika itu hanya kepada Allah saja.

… وَمَا تَسْقُطُ مِن وَرَقَةٍ إِلَّا يَعْلَمُهَا … 
“… dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahui-Nnya …” 
(QS. al-An’aam: 59).

Banyak hal yang bisa didapatkan ketika seseorang sudah benar-benar memasrahkan segala macam hal di dunia ini kepada Allah SWT, hidup akan menjadi lebih nyaman dan tenang tidak ada lagi keraguan dan juga kegelisahan yang ada dalam diri.

Segala macam bentuk hal yang terjadi itu semua karena kehendak Allah, Jabatan, Anak, Jodoh, Rezeki, semua kehendak dan milik Allah SWT, Ia bisa saja mengambil kembali setiap yang ada di dunia ini. karena memang semua itu hanya milik Allah SWT.

Dengan percaya kepada Allah dan memasrahkan segalanya kepada-Nya maka hidup kita akan jauh dari yang namanya depresi.

… وَأُفَوِّضُ أَمْرِي إِلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِ  
“… dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.” (QS. Ghafir: 44).

Akhirnya, saat orang berserah diri, maka hati menjadi tenang.

Seperti Sabda Rasulullah SAW.  Nabi Shalallaahu ‘Alahi Wasallam bersabda kepada dua orang, “Serahkan urusan kalian berdua kepada Allah Azza wa jalla, agar kalian merasa tenang.”

Related Posts