Novelis Sukses Berkat Sedekah

shares |

Advertisement
Advertisement
AkuIslam.Id - Selain bernilai pahala tinggi, sedekah juga dapat memacu seseorang terus berkarya. Salah satunya yang diakui oleh Gola Gong, novelis kondang yang semakin produktif menulis novel berkat sedekah.

Penulis ( Foto @Source )

Gola Gong adalah nama pena dari Heri Hendrayana Harris. Dia dilahirkan di Purwakarta pada 15 Agustus 1963 dari ibu bernama Atisah dan ayah bernama Harris. Dia terkenal dengan novelnya yang berjudul Balada Si Roy.

Gola Gong belajar sedekah dari orangtuanya. Waktu kecil, ia melihat secara langsung apa yang dilakukan orangtuanya dalam bersedekah. Saat itu ia heran kepada orangtuanya yang berprofesi guru, tapi mempunyai murid yang banyak dan kadang mereka tidur dan makan di rumah yang sederhana. Ketika duduk di bangku SMP, orangtuanya bilang bahwa manusia harus berbagi atau berzakat.

"Contohnya, ketika kita menerima uang seribu, kita jangan mengambil hak kita dulu, tapi berikan hak orang lain lebih dulu. Jadi, uang itu dipotong untuk orang lain dulu, baru sisanya untuk memenuhi kebutuhan kita. Karena kalau kita memikirkan keperluan kita dulu, pasti nggak akan cukup dan selalu ada alasan untuk tidak sedekah." katanya meniru ucapan ayahnya.

DAHULUKAN ORANG LAIN

Konsep sedekah didapatkan Gola Gong itu intinya mendahulukan orang lain, baru penuhi keperluan kita. "Jangan pernah bilang tidak cukup untuk bersedekah, bisa-bisa kita tidak diberi rizki oleh Allah SWT," paparnya.

Ketika ditanya tentang pentingnya sedekah? Gola Gong pernah hidup sendiri. Ada keluarga, lingkungan, dan masyarakat, Semua orang saling membutuhkan dan mendukung. jadi, ketika seseorang berhasil melakukan sesuatu, tidak boleh mengatakan itu karena usahanya sendiri saja. "Semua orang saling berkaitan, Makanya, ketika kita punya rezeki, harus ingat bahwa di situ ada juga hak orang lain, meski hanya 2,5% dari harta kita. Kalau bisa lebih, ya tentunya lebih baik lagi," ucapnya.

PRODUKTIF MENULIS

Gola Gong mengaku ada kebahagiaan tersendiri saat bersedekah. Ia pernah menemukan bagaimana uang 1000, 10.000, atau 50.000 yang baginya hanya untuk jajan, ternyata bisa sangat bermanfaat bagi orang lain. "Saya bahagia bisa melihat kebahagiaan di wajah mereka yang menerimanya. Itu memotivasi saya untuk terus berikhtiar mencari rizki," tutur Gola Gong yang kini telah menulis banyak novel dan mendirikan komunitas kesenian Rumah Dunia di Serang, Banten.

Related Posts