'Mutiara' Tersembunyi Kisah Qarun

shares |

Assalamualaikum Wr. Wb. Semoga Postingan Yang Kita Suguhkan bisa bermanfaat, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan berkomentar ya Sahabat :) Terima Kasih
Advertisement
Advertisement
AkuIslam.Id - Kisah Qarun merupakan salah satu kisah populer dalam sejarah Islam yang sudah tak asing lagi. Qarun kerap diceritakan sebagai sosok tidak baik. Pesan moral yang ingin disampaikan dari kisah Qarun tak lain agar orang tak meniru kelakuannya, karena pada akhirnya akan mati mengenaskan: tertimbun tanah.

Ilustrasi ( Foto @Source )

Tetapi, dari Kisah Qarun itu sebenarnya ada sepenggal kisah ihwal cinta Allah yang tak terbatas. Sayang, sebagian kita kerap abai dan menutup telinga. Syahdan, Qarun merupakan orang yang paling kaya dalam rombongan Bani Israil saat mengungsi dari Mesir. Tapi dengan kekayaan yang dimilikinya, ia ternyata lupa diri. ia menggunakan kekayaan itu untuk memberontak dan menggoyang kekuasaan Nabi Musa as.

Dengan licik, Qarun menyuap seorang wanita tuna susila untuk mengaku bahwa Musa telah berzina dengannya, dan anak yang dikandung wanita itu tak lain adalah anak Musa. Nabi Musa as hanya bisa menyangkal, tapi tidak bisa membuktikan bahwa tuduhan itu sepenuhnya bohong. Tak heran, jika Musa as sempat marah akibat tuduhan tersebut.

Kemarahan itulah yang kemudian menggerakkan ia berdoa, memohon kepada Allah untuk menghukum Qarun, "Ya Allah, bersihkanlah namaku!"

Allah menjawab, "Aku telah memberimu kekuatan untuk memerintahkan bumi. Kamu dapat menggunakannya untuk membersihkan namamu sendiri dan membuktikan pada Bani Isra'il bahwa kamu tidak bersalah."

Tahu akan kekuatan yang diberikan Allah, maka Musa pun mengumumkan kepada seluruh Bani Isra'il, "Semua yang bersamaku, datanglah ke sisiku. Sedangkan siapa yang memihak Qarun, diamlah di tempat." Setelah itu, Nabi Allah itu berkata, "Wahai bumi, tangkupkanlah ia dan tenggelamkanlah dia!"

Tidak lama kemudian, bumi seperti mengikuti perintahnya, menggulung Qarun. Sementara Qarun sendiri akhirnya hanya bisa menggenggam pergelangan kaki Musa sekuat tenaga. "Wahai sepupuku, Musa, demi persaudaraan kita, maafkanlah aku!" Tapi, permintaan maaf Qarun itu tidak dihiraukan. "Wahai bumi, telanlah dia!" tambah Musa memerintah.

Qarun pun tenggelam. Bumi menarik kaki Qarun pelan-pelan. Qarun mohon ampunan kepada Musa berulang-ulang hingga 70 kali. Tapi Musa tetap menolak.

Namun, terkait kejadian itu Allah kemudian berfirman kepada Musa, "Wahai Musa, Qarun telah memohon ampunan kepadamu sebanyak 70 kali, tetapi kamu tidak mempunyai kasih sayang kepadanya dalam hatimu. Aku bersumpah, demi kekuasaan-Ku, bila dia meminta ampun kepada-Ku sekali saja, bila dia mengatakan, 'Ya Tuhanku, aku bertobat, ampunilah aku', pasti Aku akan menyelamatkannya. Kau tak mempunyai kasih sayang. karena kamu tidak menciptakannya. Aku adalah Sang Pencipta dan Aku mempunyai kasih sayang yang tak terhingga untuk seluruh hamba-Ku yang bertaubat."

Cinta Allah yang tidak terhingga itu, sebagaimana dirulis Maulana Syekh Nazim dalam Samudera Cinta Jalaludin Rumi, tidak dimungkiri seperti menampar ulu hati kita. Tidak jarang kita diliputi dendam lantaran marah pada orang lain yang ujungnya malah berdoa mengutuk orang lain itu agar celaka. Semoga kisah Qarun di atas selalu mengingatkan kita, agar tidak memiliki rasa dendam pada orang lain, sekalipun orang lain itu telah mencelakai kita!

Baca Juga Yang Lainnya:

loading...