Menolak Berzakat, Mati Tertelan Bumi

shares |

Advertisement
Advertisement
AkuIslam.Id - Kekayaan yang dimiliki Qarun ternyata membuatnya ingkar kepada Allah SWT. Ia malah lebih beriman kepada Raja Firaun yang dianggapnya sebagai tuhan yang enggan mengeluarkan zakat. Allah SWT menurunkan azab dengan membelah bumi hingga Qarun dan harta kekayaannya tertelan bumi.

Ilustrasi ( Foto @Source )

Qarun adalah saudara sepupu Musa yang pada mulanya hidup miskin, tetapi tekun beribadah. Pada saat itu Qarun masih beriman kepada Allah SWT. Itu sebabnya Nabi Musa kagum terhadap dirinya.

Pada suatu kesempatan Qarun meminta Musa untuk mendoakannya kepada Allah agar diberikan kekayaan. Qarun berjanji bahwa kekayaannya nantinya akan menjadikannya ia makin taat kepada Allah. Nabi Musa pun menyetujui, maka diberinya Qarun perbendaharaan ilmu kimia sehingga ia memiliki keahlian dalam mengolah emas. Dengan kepandaiannya itulah, Qarun menjadi orang yang sangat kaya raya.

MENJADI KAYA

Qarun memiliki banyak gudang yang di dalamnya berisi harta benda yang tak terhitung banyaknya. Setiap hari Qarun memeriksa gudangnya satu per satu dengan didampingi budak-budaknya yang masing-masing membawa kunci.

"Saat ini tak seorang pun dapat menyamai kekayaanku. Semua itu kudapatkan dari ilmu dan kepintaranku," kata Qarun.

"Hai Qarun, carilah kekayaan sebanyak-banyaknya, tapi ingatlah hidupmu di akhirat nanti!" Protes salah seorang sahabatnya.

"Ah, kalian ingin mengatakan Tuhan Allah-mu itu? Mengapa semudah itu kalian dapat dibohongi oleh Musa? Ketahuilah, Tuhan yang disiarkan Musa itu cuma dongeng belaka. Di dunia ini yang berkuasa, hanya yang mulia tuhan Raja Firaun, aku hanya beriman kepadanya," Jawab Qarun dengan sinis.

Mendengar bahwa Qarun semakin ingkar, Nabi Musa datang menemuinya. Beliau pun disambut dengan ramah oleh Qarun. "Aku mendengar kabar bahwa engkau sudah tidak beriman lagi kepada Allah, ingkar kepada Allah, bahkan kini kau telah menyembah-nyembah Firaun dan menyombongkan diri bahwa hartamu itu kau dapatkan karena imanmu kepada Firaun!" jelas Musa.

"Ah, itu cumah fitnah keji dari orang yang iri dengan kekayaanku! Percayalah, hai Musa, saudaraku. Aku masih tetap beriman dan menyembah kepada Allah!" jawabnya

"Mahasuci Allah. Jangan sekali-kali kau ingkar. Sesungguhnya Allah telah banyak menimpakan siksaan kepada orang yang mendustakan-Nya," imbuh Musa mengingatkan.

BUMI TERBELAH

Hari demi hari, kelakuan Qarun semakin menggila. Ia meminjamkan uang dengan mengambil bunga yang tinggi. Mereka yang tidak mampu membayar disita barang miliknya, seperti ladang, sawah, dan kebunnya dan ia pun tak mau bayar zakat lagi.

Nabi Musa yang mendengar semuanya semakin sedih dan kecewa. Nabi Musa kembali mengingatkan Qarun untuk bertobat dan mengeluarkan zakat. Namun, dengan sikap yang angkuh, Qarun tetap tidak peduli. Bahkan, Qarun dengan tegas menyebut dirinya telah beriman kepada Raja Firaun.

"Barang siapa bersama Qarun, tetaplah di tempatnya! Dan barang siapa bersamaku, hendaknya meninggalkan tempat ini!" tegas Musa.

"Dengan nama Allah, hai bumi, telanlah Qarun dan pengikutnya serta semua harta bendanya!" teriak Nabi Musa, lalu menghentakkan tongkat mukjizatnya ke tanah.

Tiba-tiba saja, tanah membelah. Qarun dan pengikutnya mati terbenam ke dalamnya. Bersamaan dengan itu, terbenam pula semua harta kekayaan Qarun ke dasar bumi. Kejadian ini pun diabadikan di dalam Alquran dalam surat Al Qashas ayat 76-82.

Related Posts